Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengintip Tren Transplantasi Rambut di Tanah Air

📅 Kamis, 12 Sep 2024, 13:17 WIB | Oleh:
Mengintip Tren Transplantasi Rambut di Tanah Air Doc: Istimewa
Ket. Saat ini transplantasi rambut tidak terbatas untuk masalah kebotakan, banyak yang melakukan treatment ini sebagai pendukung penampilan.

JAKARTA - Di Turki, industri transplantasi rambut (hair transplant) merupakan salah satu industri yang mampu mendatangkan jutaan pasien medical tourism. Di Indonesia menjadi jenis layanan estetika yang mulai berkembang, ditandai dengan munculnya klinik dan dokter dari mancanegara yang membuka praktik di Indonesia.

Menurut pelopor klinik transplantasi rambut di Indonesia, dr. Cintawati Farmanina, Mbio (AAM) dari klinik Farmanina - DHI Indonesia, jumlah pasien meningkat cukup tinggi belakangan ini.

"Dengan banyaknya bermunculan klinik-klinik baru di kota-kota besar justru memberi dampak positif, yaitu masyarakat semakin mengenal prosedur hair transplant sebagai salah satu cara untuk mengatasi kebotakan," katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/9).

Perawatan ini juga menjadi kebutuhan bagi beberapa selebriti. Kaka Slank, Vincent Rompies, Ringgo Agus Rahman, Dave Hendrik, Ucie Sucita, Rizky Alatas, Verdi Solaiman, Shandy Sjarif, Tengku Tezi, Reza Aditya, Desta Mahendra, Piyu Padi, juga artis dari Russia Angelica Anderson adalah beberapa nama besar yang pernah melakukan transplantasi rambut di Indonesia.

Menurut dr Farmanina, saat ini transplantasi rambut tidak terbatas untuk masalah kebotakan, banyak yang melakukan treatment ini sebagai pendukung penampilan secara estetika.

Seperti belum lama ini dilakukan presenter Desta yang melakukan transplantasi untuk rambut dan brewok. Penyanyi Uci Sucita menjaga penampilan panggungnya dengan menurunkan hairline rambutnya dengan melakukan hair transplant.

"Ada pula yang demi totalitas pada profesi atau tuntutan peran, salah satu pasien saya, Ony Seroja Hafiedz yang melakukan transplantasi alis sebagai upaya memberikan nilai plus saat berperan dalam film yang dibintanginya. Makanya saya mengerjakan dengan sangat hati-hati untuk bisa memberikan yang terbaik baik secara medis maupun estetis," tambah dr. Farmanina.

Ia juga menjelaskan bahwa pria dan wanita sebaiknya memiliki penampilan menarik namun alami terutama untuk penampilan rambut. Karena dengan memiliki rambut yang sehat alami dan berestetika, akan mendorong kepercayaan diri dalam setiap aktivitas yang dijalankannya.

dr. Farmanina mengatakan pasiennya bukan hanya dari dalam negeri tetapi dari luar negeri seperti Brunei, Malaysia, Australia, Selandia Baru, dan Russia.

Ia menekankan, saat memilih klinik untuk perawatan estetika, telusuri portofolio dan metode perawatan yang digunakan oleh klinik tersebut agar hasil perawatan maksimal tanpa mengabaikan hal-hal penting yang menyangkut kesehatan jangka panjang pasien.

"Salah satu perawatan rambut yang lebih efisien untuk mendapatkan hasil sempurna dan tidak mengabaikan elemen kesehatan adalah dengan Hair Transplant bagi siapapun yang ingin tampil lebih percaya diri dan memiliki rambut sehat alami tanpa risiko," tutup dr. Farmanina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.