Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdik DKI-BNPB Edukasi Siswa Agar Lebih Cinta Alam Daripada Ikut Tawuran

📅 Kamis, 12 Sep 2024, 17:08 WIB | Oleh:
Disdik DKI-BNPB Edukasi Siswa Agar Lebih Cinta Alam Daripada Ikut Tawuran Doc: ANTARA/HO-Sispala Jakarta
Ket. Ratusan Siswa Pencinta Alam (Sispala) Jakarta saat membentangkan bendera merah putih raksasa dalam rangkaian pendakian bersama yang diinisiasi oleh Forum Alumni Sispala Jakarta (FASTA) di Gunung Gede, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (25/8).

JAKARTA - Dinas Pendidikan DKI menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memberikan edukasi kepada para siswa agar lebih mencintai alam daripada melakukan tawuran."Adanya pertemuan Siswa Pecinta Alam (Sispala) maka akan saling mengenal dan tidak mungkin akan tawuran karena sudah menjadi teman," kata Kepala Bidang SMP/SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Ali Muqodas di Jakarta Selatan, Kamis.Ali menyatakan hal itu dalam kegiatan diskusi dan penyerahan piala lomba mendaki Gunung Gede bersama Sispala Jakarta.Dia menyampaikan, jangan hanya mencintai alam dengan sering menaiki gunung, namun tidak bisa membuang sampah pada tempatnya. Terlebih, jika tidak mampu menerapkan kebersihan dalam kehidupan sehari-hari."Mencintai alam bukan hanya sekedar di gunung saja, tapi di seluruh alam, khususnya di tempat kalian berada, baik di rumah maupun di sekolah," ujarnya.???? Kepala Pusat Pengendalian Operasi BNPB Bambang Surya Putra mengatakan, pihaknya memberikan materi seputar potensi gempa megathrust.

Menurut dia, Indonesia berada di kawasan cincin api sehingga ancaman bencana alam juga terbilang cukup tinggi.

"Kita berada pada kawasan cincin api yang potensi ancaman gempa dan tsunami yang mengikuti gempanya juga potensi cukup tinggi," kata Bambang.

Karena itu, dengan adanya sosialisasi kepada siswa ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap alam dengan menjaga kebersihan."Yang paling mudah adalah tidak membuang sampah pada tempatnya, bersih-bersih lingkungan. Itu kaitan dengan bagaimana kita menjaga resapan," katanya.

Seorang siswa yang juga Sispala bernama Muhammad Rizky mengatakan, dirinya telah mengumpulkan sampah sebanyak 38 kilogram (kg) dari kegiatan mendaki Gunung Gede.

"Saya enggak mengira bisa kumpulkan sampah sebanyak itu. Yang pasti senang karena bisa ketemu teman-teman Sispala lainnya," ujar Rizky.Rangkaian kegiatan dalam acara ini, yakni penyerahan piala bagi pengumpul sampah terbanyak di Gunung Gede dari 22-25 Agustus 2024, diskusi gempa megathrustdan bimbingan pembuatan konten video. Sebanyak 150 siswa mengikuti acara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan
    Preview komentar:
    Apakah layanan WhatsApp Bank Neo 24 jam? Ya, Layanan ...
  • Rumput Laut & Agar-agar RI Masuk AS Bebas Tarif Tambahan 10%
    Preview komentar:
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
  • Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Penyaluran Bantuan Sumur Bo...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.