Ayo Belajar Penanggulangan Stunting dari Lombok Timur
📅 Kamis, 12 Sep 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim PenulisDirektur Utama SEAMEO RECFON, Dr dr Herqutanto, menambahkan bahwa intervensi penanggulangan stunting yang dilakukan tidak secara utuh bisa saja menimbulkan persoalan baru. Oleh karenanya, perlu pendekatan yang dilakukan secara utuh dalam penanggulangan stunting. Bersama dengan UK Research and Innovation Global Challenges Research Fund (UKRI GCRF) melakukan studi AASH di Lombok Timur. Pihaknya menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sebagai mitra lokal
Studi itu tidak hanya dilakukan di Indonesia, tetapi juga di tiga negara yakni India, Indonesia dan Senegal. Selama empat tahun program berjalan dan mencapai tujuannya, meskipun ada tantangannya akibat COVID-19.
Melalui diseminasi awal hasil penelitian tersebut, diharapkan semua pihak memiliki pengetahuan yang komperehensif terkait persoalan stunting serta dapat berkontribusi dalam komitmen penanggulangan stunting.
Lombok Timur dapat menjadi contoh bagaimana persoalan stunting dapat diatasi dengan komitmen pemangku kepentingan dan gotong royong. Persoalan stunting merupakan persoalan serius, karena berdasarkan sejumlah studi, stunting memiliki dampak jangka pendek dan panjang pada kehidupan anak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam jangka pendek dapat mengganggu perkembangan otak anak sehingga perkembangan motoriknya terlambat dan terhambat. Sementara dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko obesitas, rentan terhadap penyakit tidak menular dan ketika dewasa mengalami kesulitan dalam bersaing di pasar kerja karenaproduktivitasnya rendah. Persoalan stunting perlu mendapatkan perhatian serius, apalagi jika ingin mencapai Indonesia Emas 2045.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!