Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penambahan Vokal oleh Orang Yunani

📅 Selasa, 10 Sep 2024, 06:25 WIB | Oleh:
Penambahan Vokal oleh Orang Yunani Doc: afp/ Asaad NIAZI

Alphabet yang digunakan saat ini merupakan turunan dari alphabet Yunani. Orang Yunani sendiri mengadopsi versi alfabet Semitik barat ketika mereka berinteraksi dengan masyarakat Fenisia dan Ibrani di Kanaan, kita-kira pada tahun 1100 dan 800 sebelum masehi.

Orang Yunani membawa alfabet "pinjaman" berupa 22 huruf konsonan tanpa vokal. Bagi orang Yunani, alfabet Semit tersebut belum cukup memadai untuk mengakomodasi percakapan dalam bahasa mereka yang memiliki banyak variasi suara.

Orang Yunani juga membutuhkan vokal yang tidak dimiliki dalam alfabet pinjaman itu. Dalam bahasa Inggris, di antara bahasa-bahasa lainnya, orang dapat membaca apa yang ditulis dengan cukup baik bahkan tanpa vokal.

Ada teori yang mengejutkan tentang mengapa bahasa Yunani perlu memiliki vokal tertulis. Salah satu teori yang berkembang adala orang Yunani membutuhkan vokal untuk menyalin puisi heksametrik, jenis puisi dalam epos Homer: The Iliad dan The Odyssey.

Meskipun orang Yunani mungkin dapat menemukan beberapa kegunaan untuk sekitar 22 konsonan, vokal sangat penting, jadi, dengan akal sehat, mereka menugaskan kembali huruf-hurufnya. Jumlah konsonan dalam alfabet yang dipinjam kira-kira cukup untuk kebutuhan orang Yunani akan bunyi konsonan yang dapat dibedakan, tetapi rangkaian huruf Semit mencakup representasi untuk bunyi yang tidak dimiliki orang Yunani.

Mereka mengubah empat konsonan Semit, Aleph, He, Yod, dan Ayin, menjadi simbol untuk bunyi vokal Yunani "a", "e", "i", dan "o".

Ketika orang Yunani kemudian menambahkan huruf ke alfabet, mereka biasanya meletakkannya di akhir alfabet, mempertahankan semangat urutan Semit. Memiliki urutan yang tetap memudahkan untuk menghafal serangkaian huruf.

Jadi, ketika mereka menambahkan vokal "u", mereka meletakkannya di akhir. Vokal panjang kemudian ditambahkan atau membuat vokal panjang dari huruf-huruf yang sudah ada.

Karena bahasa yang digunakan di berbagai daerah di Yunani bervariasi, alfabet pun demikian. Setelah Athena kalah dalam Perang Peloponnesos dan kemudian menggulingkan kekuasaan tiga puluh tiran, Athena membuat keputusan untuk menstandarisasi semua dokumen resmi dengan mewajibkan alfabet Ionik yang terdiri dari 24 karakter.

Kewajiban penggunaan alphabet Ionik ini terjadi pada tahun 403/402 SM di bawah pemerintahan agung Euclides, berdasarkan dekrit yang diajukan oleh Archinus. Alfabet inilah yang menjadi bentuk dari alphabet Yunani yang dominan. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.