Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aset Pemprov Jakarta Harus Dimanfaatkan secara Efisien

📅 Selasa, 10 Sep 2024, 01:30 WIB | Oleh:
Aset Pemprov Jakarta Harus Dimanfaatkan secara Efisien Doc: ANTARA/HO-PT Jakarta Propertindo
Ket. Diskusi kelompok terfokus (focus group discussion/FGD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terkait kompetensi manajemen aset, Senin (9/9).

JAKARTA - Pembangunan Jakarta melalui manajemen aset agar dapat memetakan dan menyiapkan strategi pengelolaan aset yang proaktif dan efisien terus didukung oleh Jakarta Propertindo (Jakpro).

"Kami terus meningkatkan kompetensi manajemen aset agar mampu mengelolanya," kata Direktur Bisnis Jakpro, Adi Adnyana, Senin.

Menurut Adi, dengan manajemen aset, maka setiap jajaran perusahaan dapat meningkatkan potensi dan berkontribusi positif bagi perseroan.

Sebelumnya, dalam diskusi grup terpusat tentang manajemen aset, Kepala Unit Pengelola Jakarta Asset Management Centre (UP JAMC) Badan Pengelola Aset Daerah Jakarta, Ifan Mohamad Firmansyah, menyoroti pentingnya Jakarta menjadi kota yang kompetitif.

Hal itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Menurut Ifan, manajemen aset menjadi langkah penting agar aset milik Jakarta bisa berperan dalam pembangunan ke depan.

"Jakarta memiliki potensi besar dalam optimalisasi aset yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan menciptakan ruang interaksi sosial serta budaya yang mendunia," ucap Ifan. Dengan manajemen aset diharapkan dapat menyusun strategi penanganan aset yang efektif. Kemudian, juga mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja personel dan perusahaan secara keseluruhan.

Sebelumnya, Jakpro sebagai salah satu BUMD milik Pemprov Jakarta menyatakan komitmennya untuk mengelola aset milik Pemprov secara profesional dan akuntabel. Sejumlah aset milik Pemprov yang dikelola mulai dari Taman Ismail Marzuki, Jakarta International Stadium, Jakarta International Velodrome, hingga transportasi publik LRT Jakarta Fase 1A. Untuk LRT, manfaatnya sudah dirasakan masyarakat," tutur Vice President Corporate Secretary Jakpro, Melisa Sjach.

Menurutt Melisa, Jakpro senantiasa memperbaiki setiap lini bisnis untuk mendukung kebutuhan perusahaan dalam menghadapi tantangan ke depan.

Makan Gratis

Sementara itu, terkait makan gratis, Perumda Dharma Jaya menggandeng Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian dan Dinas Pendidikan Jakarta dalam memilih menu makanan. Ini baru untuk uji coba program makan gratis siswa.

"Menunya harus disukai anak-anak. Ada kandungan gizi dan harganya terjangkau," jelas Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman. Dharma Jaya menjadi salah satu BUMD yang berpartisipasi dalam uji coba makan gratis 23 Agustus lalu di SDN 03 Rawabadak Utara, Jakarta Utara dan Senin (9/9) kemarin di SMPN 03 Manggarai, Jakarta Selatan.

Saat uji coba sebelumnya, mereka menyediakan menu terdiri dari nasi putih, telur dadar, sayur capcay, tempe orek, ayam teriyaki (hidangan berbahan dasar ayam dengan campuran saus teriyaki khas Jepang), dan pisang.

Sementara itu, untuk Senin kemarin, menu yang dihadirkan nasi, beef teriyaki (hidangan berbahan dasar daging sapi dengan campuran saus teriyaki khas Jepang), sayur salad, dan pisang. Raditya menuturkan, masih mencari formulasi menu dan porsi makanan yang pas bagi peserta didik.

Sekarang masih mencari bentuk yang pas. Makanan harus variasi. Apakah variasinya (berubahnya) tiga hari sekali atau setiap hari. Ini masih dicari bentuknya. Juga porsi nasinya untuk anak SD, apakah sekepal atau dua kepal. " Kami harus uji coba," jelas Raditya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.