Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rembuk Pemuda untuk Penyatuan Gerakan Anak Muda Songsong Indonesia Emas

📅 Senin, 09 Sep 2024, 04:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rembuk Pemuda untuk Penyatuan Gerakan Anak Muda Songsong Indonesia Emas Doc: ANTARA/HO-Rembuk Pemuda
Ket. Rembuk Pemuda saat menggelar Rembuk Nasional Pemuda Indonesia (RNPI) II di Jakarta, Minggu (8/9/2024).

Jakarta - Rembuk Pemuda tidak lahir untuk momentum politik semata, melainkan perkumpulan untuk konsolidasi tentang penyatuan gerakan anak muda menyongsongIndonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan Pendiri Rembuk Pemuda Aidil Afdan Panarang saat membuka Rembuk Nasional Pemuda Indonesia (RNPI) II yang mengangkat tema "Reposisi Gerakan Pemuda dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045" di Djakarta Theater, Jakarta, Minggu.

"Kegiatan Rembuk Nasional Pemuda Indonesia II ini kembali menjadi bukti bahwa Rembuk Pemuda hadir bukan hanya pada momentum politik semata, melainkan menjadi wadah konkret untuk pemuda tetap relevan dengan isu-isu kebangsaan," kata dia dalam siaran persnya.

Kegiatan itu dihadiri sekitar 2.000 pemuda dari 21 provinsi di Indonesia. RNPIII ini menghimpun mahasiswa, tokoh pemuda, wirausaha muda, profesional muda, forum OSIS dan berbagai perwakilan tokoh muda lainnya.

Mereka berkumpul bersama dan berembuk membawa aspirasi dari setiap sektor yang mereka terlibat di dalamnya agar bisa berdampak di komunitas dan area masing-masing.

Menurut dia, kekuatan anak muda terletak pada semangat persatuan dan sinergi yang dibangun. Karena itu, tidak bisa satu kelompok merasa lebih superior dari kelompok yang lain.

"Kekuatan anak muda bukan terletak pada ketokohan orang per orang. Bukan individu per individu, seperti judul acara hari ini 'Rembuk Nasional Pemuda Indonesia' untuk menyatukan suara anak muda," kata Aidil.

Ketua Dewan Pembina Rembuk Pemuda Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyebutkan peran Rembuk Pemuda sebagai wadah yang mampu menjangkau anak muda dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

"Bukan hanya Indonesia Emas 2045. Sebentar lagi kita merayakan 100 tahun Sumpah Pemuda. Rembuk Pemuda harus merumuskan strategi ke depan sebagai wadah untuk anak muda," katanya.

RNPI II ini mendapatkan respon yang baik dari Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

"Kegiatan seperti ini harus dilaksanakan setidaknya setiap tiga atau enam bulan sekali untuk memantik semangat anak muda, membangun inspirasi dari orang-orang sukses agar anak muda mau untuk selalu melangkah maju sehingga menjadikannya pemuda yang berkualitas," kata Amran.

Hadir dalam acara itu di antaranya Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan KehutananAlue DohongsertaDeputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Amich Almuhami.

Selain itu Staf Khusus Presiden RI Bidang Inovasi, Pendidikan dan Daerah Terluar Billy Mambrasar dan Komandan TKN Fanta Arief Rosyid Hasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.