Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenaskan, Sebanyak 2.500 Ruang Kelas SD di Cianjur Kondisinya Rusak Berat

📅 Senin, 09 Sep 2024, 18:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengenaskan, Sebanyak 2.500 Ruang Kelas SD di Cianjur Kondisinya Rusak Berat Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Cianjur, Jawa Barat, Arifin.

Cianjur - Mengenaskan ribuan ruang kelas SD rusak berat di Cianjur. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur, Jawa Barat, mencatat sekitar 2.500 ruang kelas Sekolah Dasar di Cianjur rusak berat dan ribuan lainnya rusak sedang dan ringan, sehingga berbagai cara dilakukan untuk mengurangi kelas yang rusak.

Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Disdikpora Cianjur Arifin, di Cianjur, Senin, mengatakan sejak tahun 2022 pihaknya telah melalukan pendataan bangunan sekolah yang rusak, dengan rincian rusak sedang 1.500 kelas dan rusak ringan 2.000 kelas.

"Jumlahnya akan terus bertambah setiap tahunya seiring waktu karena masih banyak sekolah yang belum tersentuh perbaikan atau mendapat bantuan untuk perbaikan, sedangkan anggaran yang tersedia sangat minim sehingga dilakukan skala prioritas," katanya.

Jumlah tersebut, menurut dia, di luar kekurangan ruang kelas baru yang mencapai 1.100 ruangan akibat jumlah siswa yang mengalami kenaikan setiap tahunnya, terdata kurang lebih 250 ribu siswa SD negeri dan swasta se-Cianjur.

Hal tersebut membuat sekolah kekurangan kelas yang sudah didata dan diajukan pihak dinas, seperti di SDN Sukaluyu 1 yang terpaksa menggunakan ruangan bekas kantor untuk ruang belajar murid kelas II karena jumlah murid terus bertambah.

"Karena jam belajar yang serentak dilakukan pihak sekolah terpaksa memakai ruang bekas kantor untuk proses belajar mengajar siswa, seharusnya kelas I dan II menggunakan kelas yang sama atau paralel, namun dengan jam yang berbeda pagi dan siang," katanya.

Selama ini, tutur dia, baru 87 ruang kelas yang dikelola dengan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) di mana rata-rata satu lokal dibangun dengan anggaran kurang lebih Rp100 juta.

Namun tidak sedikit sekolah yang mendapatkan bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) seperti sekolah di Cibeber yang dibangun dua lokal oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Kementerian PUPR merencanakan pembangunan kelas baru untuk 32 SD di Cianjur, sehingga beberapa sekolah termasuk SDN Sukaluyu 1 termasuk penerima bantuan tersebut," katanya.

Selama ini, kata dia, pihaknya banyak mengajukan perbaikan bangunan sekolah yang rusak namun terbatasnya anggaran dari APBD Cianjur, membuat pihaknya mengajukan bantuan ke pemerintah provinsi dan pusat serta CSR dari perusahaan swasta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.