Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Kekeringan, Pemkab Bekasi Normalisasi Puluhan Saluran Irigasi

📅 Senin, 09 Sep 2024, 17:40 WIB | Oleh:
Cegah Kekeringan, Pemkab Bekasi Normalisasi Puluhan Saluran Irigasi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi melakukan normalisasi di saluran air menuju areal persawahan daerah setempat.

KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat melakukan pekerjaan normalisasi terhadap puluhan saluran irigasi guna mencegah kekeringan pada areal persawahan sekaligus mengantisipasi gagal panen akibat musim kemarau berkepanjangan tahun ini.

"Kami terus bergerak melakukan normalisasi saluran irigasi di total 33 titik se-Kabupaten Bekasi," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln di Cikarang, Senin.

Ia mengatakan normalisasi aliran sungai dilakukan dalam rangka percepatan penanggulangan bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Bekasi khususnya pada lahan kritis areal pertanian terdampak.

Pihaknya menerjunkan sejumlah alat berat untuk percepatan kegiatan normalisasi sehingga dalam sepekan mampu menuntaskan sedikitnya lima aliran sungai yang mengarah ke lahan petani.

Dia merinci pada pekan lalu saja telah menuntaskan normalisasi pada Saluran Sekunder Sukatani di Kecamatan Cikarang Utara dan Karangbahagia sepanjang 150 meter, 400 meter, dan 550 meter.

Kemudian normalisasi pada Bendung Kedung Gede Kecamatan Pebayuran sepanjang 790 meter, 1.630 meter, dan 2.250 meter. Saluran Sekunder Srengseng Hilir di Kecamatan Cikarang Barat sepanjang 300 meter, 430 meter, dan 480 meter turut tersentuh kegiatan ini.

Kegiatan normalisasi serupa juga dilakukan pada Saluran Sekunder Bulak Mangga Kecamatan Cikarang Barat sepanjang 700 dan 1.600 meter. Serta Saluran Sekunder Pulosirih di Kecamatan Sukakarya sepanjang 220 dan 420 meter.

"Selain di lokasi-lokasi itu kami juga melakukan kegiatan normalisasi di berbagai titik lain, bertahap hingga seluruh titik dituntaskan," katanya.

Henri mengaku kegiatan pengerukan dan pembersihan aliran air tersebut sebagai upaya untuk mencegah dan mengatasi kekeringan lahan pertanian yang mengancam kehidupan para petani di Kabupaten Bekasi.

"Semoga melalui upaya ini, lahan pertanian terdampak kekeringan semakin berkurang sekaligus mampu meningkatkan kembali produktivitas petani-petani kita," katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi Muchlis mencatat hingga akhir pekan lalu, kekeringan lahan pertanian masih terjadi pada 54 desa yang tersebar di 14 kecamatan dengan total luas mencapai 2.652 hektare.

"Jumlah tersebut menurun hampir 50 persen dari sebelumnya seluas 4.246 hektare setelah Pemkab Bekasi secara masif melakukan normalisasi irigasi di berbagai titik," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.