Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nadiem Ajak Masyarakat Dukung Internasionalisasi Bahasa Indonesia

24 Senin, 02 Sep 2024, 20:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nadiem Ajak Masyarakat Dukung Internasionalisasi Bahasa Indonesia Nadiem Ajak Masyarakat Dukung Internasionalisasi Bahasa Indonesia Doc: kemdikbud.go.id
Ket. Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim

BADUNG - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengajak masyarakat mendukung internasionalisasi Bahasa Indonesia.

Hal itu disampaikan saat puncak Festival Handai Indonesia (FHI) 2024 di Kabupaten Badung, Jumat (30/8) pekan lalu, menanggapi meningkatnya antusiasme warga asing mempelajari Bahasa Indonesia.

"Saya mengimbau seluruh lapisan masyarakat bersama-sama mendukung dan melanjutkan upaya internasionalisasi Bahasa Indonesia, kita terus bergerak memajukan peradaban Indonesia yang bermartabat di dunia global," kata Nadiem.

Mendikbudristek melihat upaya internasionalisasi Bahasa Indonesia yang dilakukan Kemendikbudristek bersama Kementerian Luar Negeri merupakan penyebab meningkatnya minat pembelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

Dalam FHI 2024, Kemendikbudristek mencatat peserta berasal dari 78 negara, padahal secara resmi lembaga pembelajar BIPA baru tersebar di 55 negara. "Kehadiran FHI sejak 2020 merupakan satu langkah strategis memberikan stimulan ke penutur asing Bahasa Indonesia agar lebih semangat mendalami bahasa kita, saya sangat bangga mengetahui terus meningkatnya antusiasme masyarakat global dalam mempelajari 5 tahun terakhir," ujar dia.

Mendikbudristek mencatat saat ini secara resmi sudah ada 173 ribu lebih penutur asing Bahasa Indonesia dari 543 lembaga pembelajar BIPA. Serangkaian upaya internasionalisasi Bahasa Indonesia juga membuahkan hasil dengan masuknya Bahasa Indonesia sebagai satu dari 10 bahasa resmi dalam sidang umum UNESCO.

"Ini satu-satunya bahasa dari Asia Ttenggara, penetapan ini adalah momen yang sangat penting bagi Bahasa Indonesia untuk berkembang jadi bahasa internasional," kata dia.

Nadiem menilai Bahasa Indonesia sebenarnya memiliki potensi menjadi bahasa global, sebab tidak hanya mampu menjembatani masyarakat dunia tapi juga menjadi bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebab, karakteristik yang dimiliki Bahasa Indonesia adalah kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.

Menurut dia, Bahasa Indonesia sangat mudah menyerap berbagai macam kosakata dalam bahasa asing, dan kemampuan dalam bahasa ini terlihat dari kayanya bahasa daerah di Indonesia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.