Guru BK di Jenjang PAUD Berperan Penting untuk Membentuk Karakter
📅 Senin, 02 Sep 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/IMBA Purnomo
Singaraja - Akademisi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja Bali, Ketut Trika Adi Ana menyoroti peran guru bimbingan konseling (BK) untuk pembentukan karakter pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) dan jenjang pendidikan dasar (SD)
"Saat ini belum ada kebijakan menempatkan guru BK pada jenjang itu (PAUD dan SD). Padahal, pendidikan usia dini dan pendidikan dasar memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, pengetahuan dasar, serta minat dan bakat anak-anak," kata Trika di Kota Singaraja, Minggu.
Pada tahap ini, katanya fondasi dasar pengetahuan (literasi dan numerasi) dan pembentukan karakter anak mulai dibangun.
Menurut dia, tahap usia dini dan dasar, juga menjadi momen krusial untuk mengidentifikasi dan mengembangkan minat serta bakat anak-anak, yang akan berpengaruh signifikan terhadap masa depan mereka.
Namun, seringkali aspek identifikasi minat dan bakat anak kurang mendapatkan perhatian yang memadai dalam proses pendidikan usia dini dan pendidikan dasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Padahal, menurut pandangan Trika, upaya identifikasi ini sangat penting untuk mendukung perkembangan anak secara optimal. Identifikasi minat dan bakat anak sejak dini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan anak. Dengan mengenali minat dan bakat anak, pendidik dapat memberikan stimulasi yang sesuai untuk membantu mereka berkembang.
"Misalnya, seorang anak yang menunjukkan minat pada seni sejak dini dapat diarahkan untuk mengikuti kegiatan seni, sehingga bakat tersebut dapat diasah dan dikembangkan," imbuhnya.
Sebaliknya, tanpa adanya identifikasi minat dan bakat yang tepat, anak-anak mungkin tidak mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan, sehingga potensi mereka menjadi terpendam," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trika menjelaskan, identifikasi minat dan bakat anak tidak hanya bermanfaat bagi perkembangan individual mereka, tetapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan.
Anak-anak yang tumbuh dan berkembang dengan baik dalam bidang yang mereka minati akan lebih berkontribusi positif terhadap masyarakat di masa depan.
Misalnya, anak yang berbakat dalam bidang matematika mungkin akan menjadi ilmuwan atau insinyur yang inovatif, sementara anak yang memiliki bakat dalam seni bisa menjadi seniman yang menginspirasi.
"Guru Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran yang sangat penting dalam proses identifikasi minat dan bakat anak di pendidikan usia dini dan dasar. Selama ini, peran guru BK sering kali dipersepsikan sebatas menangani anak-anak yang memiliki masalah," papar dia.
Padahal, katanya guru BK juga memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi minat dan bakat anak-anak, membantu anak-anak dengan kebutuhan khusus (seperti learning differences dan learning difficulties), serta mendampingi anak berbakat (gifted learners) agar mereka dapat mencapai potensi maksimal mereka.
"Namun, sayangnya untuk di Indonesia, guru BK tidak tersedia di TK dan SD. Untuk itu, guru BK sebaiknya sudah ada mulai dari tingkat TK dan SD," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!