Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalimantan Timur Dorong Elemen Masyarakat Gemar Menanam

📅 Minggu, 01 Sep 2024, 18:31 WIB | Oleh:
Kalimantan Timur Dorong Elemen Masyarakat Gemar Menanam Doc: Antara/Adpim Pemprov Kaltim
Ket. Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik saat Menanam Bersama Petani Millenial di kawasan Green House Yayasan Pendidikan Ummah Balikpapan.

BALIKPAPAN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendorong semua pihak dan elemen masyarakat termasuk anak usia dini untuk gemar dan cinta menanam dalam upaya mewujudkan penghijauan lingkungan dan ketahanan pangan di daerah.

"Tidak mudah mengubah budaya ini, namun harus terus kita suarakan dengan gerakan riil di lapangan," kata Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik saat Menanam Bersama Petani Milenial di kawasan Green House Yayasan Pendidikan Ummah Balikpapan dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Balikpapan, Minggu.

Menurut Akmal untuk memotivasi dan menumbuhkan rasa suka menanam kepada anak-anak tidak perlu dilakukan dengan skala besar.

Tetapi bertahap dan berkelanjutan, meski dengan media yang sederhana namun bisa menggugah anak-anak mau dan suka menanam.

"Ketika mereka bahagia menanam, merawat tanamannya dan memanen, maka akan tumbuh dalam fikirannya betapa mudah bertani itu," ungkapnya.

Khusus awal kegiatan menanam di green house Yayasan Pendidikan Ummah, Akmal meminta pengurus dan pengelola tidak terfokus pada mencari keuntungan.

"Saya katakan kita berdagang dengan Allah. Sejak awal menanam kita libatkan anak-anak dan panen biar mereka nikmati agar muncul rasa bangga dan bahagia," pesannya.

Selain itu, Akmal meminta pengurus memberikan pot dan tanaman kepada setiap anak agar dirawat di masing-masing rumah mereka.

"Nanti kita pantau dan nilai siapa yang bagus merawat tanamannya akan kita beri hadiah, juga hadiah kepada pembinanya," janjinya.

Kembali Akmal menegaskan meraih yang besar harus dimulai dari hal-hal kecil. Dan mustahil seseorang bisa memperoleh suatu yang besar tanpa mampu menyelesaikan hal-hal kecil.

"Saya yakin sesuatu pasti kita mulai dari yang kecil-kecil. Biarlah kita menanam dari yang kecil-kecil, tapi yakinlah nanti kita akan menghasilkan sesuatu yang besar bagi Kalimantan Timur," kata Akmal Malik.

Pengurus Yayasan Pendidikan Ummah Balikpapan Andi Azhar menyebutkan luas kawasan yang dikelola saat ini sekitar 4 hektar dan telah dibangun 6 unit green house dan segera dibangun sekolah alam.

"Kami fokus pada tanaman hortikultura seperti buah melon, anggur dan sayuran, cabai, palawija," jelasnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata
    Preview komentar:
    Wa Call Center 24jam Bank Nagari Layanan WhatsApp ...
  • Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok
    Preview komentar:
    Wa Call Center resmi Bank Nagari Layanan WhatsApp ...
    Wa Call Center resmi Bank Nagari Layanan WhatsApp ...
  • Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi
    Preview komentar:
    Wa Call Center Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Wa Call Center Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Daerah
Tim SAR Gabungan Temukan Se...
Olahraga
De Zerbi Minta Maaf atas Ke...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.