Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MRT Jakarta Terapkan Metode Baru Pada Konstruksi Stasiun Monas

📅 Sabtu, 31 Agu 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
MRT Jakarta Terapkan Metode Baru Pada Konstruksi Stasiun Monas Doc: ANTARA/HO-PT MRT Jakarta
Ket. PT MRT Jakarta (Perseroda) berhasil menyelesaikan pembangunan pintu masuk satu Stasiun Monas. Konstruksi akses keluar masuk penumpang ini menggunakan metode dongkrak yaitu mendorong kotak beton secara horisontal menggunakan dongkrak hidrolik secara simultan.

Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan metode baru berupabox jackingyaitu mendorong kotak beton secara horisontal menggunakan dongkrak hidrolik secara simultan untuk menggali tanah di area akses keluar masuk Stasiun Monas.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina dalam keterangannya di Jakarta, Jumat mengatakan metode ini pertama kali dilakukan dalam proyek perkeretaapian di Indonesia termasuk MRT dan belum banyak digunakan di proyek infrastruktur di Indonesia.

Menurut dia, metode ini dipilih karena tidak memerlukan rekayasa lalu lintas. Biasanya, sambung dia, rekayasa lalu lintas akan dilakukan saat ada galian terbuka ketika menerapkan metode konstruksi bawah tanah pada umumnya.

"Selain itu, metode ini sesuai dengan letak pintu masuk yang berada di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat yang sangat dekat dengan area ring satu Istana Negara," kata dia.

Dia mengatakan koridor untuk akses keluar masuk penumpang ini akan menghubungkan area beranda peron Stasiun Monas dan Jalan Museum. Panjang pintu masuk ini sekitar 65 meter, lebar 12,2 meter, dan tinggi sekitar 6,1 meter. Rencananya, pintu masuk pertama akan dilengkapi dengan tangga, eskalator, dan lift.

Terowongan yang berada di Jalan Museum, Jakarta Pusat ini dibangun pada kedalaman 8,1 meter dari permukaan tanah dan dikerjakan selama sekitar 35 minggu sejak November 2023.

"Ada sekitar lima segmen kotakyang digunakan. Setiap segmennya berukuran lebar sekitar 13 meter," ujar Weni.

Stasiun Monas merupakan stasiun bawah tanah kedua di fase 2A MRT Jakarta. Panjang stasiun ini mencapai sekitar 280 meter dengan dua pintu masuk.

Stasiun Monas dikatakan akan menjadi salah satu stasiun ikonJakarta karena terkoneksi langsung dengan kawasan Taman Monas sehingga menjadi daya tarik bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke taman yang luasnya mencapai sekitar 80 hektar tersebut.

Pada 25 Agustus 2024, perkembangan pembangunan Stasiun Thamrin dan Monas telah mencapai 80,75 persen melampaui target 77,52 persen. Kedua stasiun ini ditargetkan selesai dan beroperasi pada 2027.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pekerja Sektor Pariwisata di Maluku Mulai Disertifikasi

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pekerja Sektor Pariwisata d...
Daerah
Musim Kemarau Membuat Garut...
Daerah
Berdayakan Warga Kurang Mam...

Alwi Obati Kekecewaan atas Kekalahan Jojo

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Alwi Obati Kekecewaan atas ...

OJK-Komdigi Bersinergi Putus Ekosistem Judi Online

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
OJK-Komdigi Bersinergi Putu...
Daerah
Gunung Semeru Kembali Erups...

Denza Luncurkan Supercar Listrik Denza Z

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Otomotif
Denza Luncurkan Supercar Li...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.