Tiap Kecamatan Harus Miliki SMA
📅 Jumat, 30 Agu 2024, 03:03 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rupNadiem mengatakan Pagu Anggaran Kemendikbudristek TA 2025, sebesar 83,19 triliun rupiah menyebabkan belum optimalnya pembiayaan program wajib dan prioritas, seperti Program Indonesia Pintar, KIP Kuliah, tunjangan guru dan dosen, program literasi bahasa dan kesastraan.
"Pagu Anggaran Kemendikbudristek TA 2025 itu lebih rendah 14,51 triliun rupiah dibandingkan Pagu Anggaran TA 2024. Nah ini menyebabkan ketidakoptimalan dalam program-program wajib dan prioritas kami, termasuk bantuan operasional perguruan tinggi negeri (BOPTN) dan lain-lain," kata Nadiem.
Program lain yang juga berdampak, lanjutnya, adalah program peningkatan kualitas guru, agenda seni budaya, pendampingan kualitas pendidikan, revitalisasi PTN, dan Program SMK Pusat Keunggulan.
Karena itu, pihaknya mengusulkan tambahan anggaran sebesar 26,4 triliun rupiah yang akan dialokasikan untuk 6 klaster program prioritas. Pertama, tambahan anggaran sebesar 3,8 triliun rupiah diusulkan untuk program PAUD dan Wajib Belajar 12 Tahun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk program Kualitas Pengajaran dan Pembelajaran, pihaknya mengusulkan tambahan anggaran sebesar 7,7 triliun rupiah. Program lain yang diusulkan untuk mendapatkan tambahan anggaran secara signifikan ialah Program Pendidikan Tinggi sebesar 9,9 triliun rupiah.
Selain itu, program Pemajuan dan Pelestarian Bahasa dan Kebudayaan juga diusulkan untuk mendapat tambahan anggaran sebesar 1,4 triliun rupiah. Kemudian, Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, pihaknya juga mengusulkan tambahan anggaran sebesar 2,2 triliun rupiah.
Adapun program terakhir yang diusulkan oleh Mendikbudristek untuk mendapat tambahan anggaran adalah Program Dukungan Manajemen sebesar 1,4 triliun rupiah. n ruf/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!