Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilgub Jateng dan Jatim Bakal Sengit dan Menarik

📅 Jumat, 30 Agu 2024, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pilgub Jateng dan Jatim Bakal Sengit dan Menarik Doc: ANTARA/llustrator Febrian
Ket. Ilustrasi - Pilkada serentak 2024

JAKARTA - Pakar ilmu politik Universitas Jenderal Soedirman Luthfi Makhasin menilai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah (Jateng) 2024 bakal berjalan menarik karena peluang untuk menang berimbang.

"Dengan asumsi pilkada berjalan fair dan tanpa intervensi kekuasaan, kontestasi Pilkada Jateng akan menarik. Semua punya peluang menang," kata Luthfi saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (29/8).

Walaupun demikian, ia mengatakan bahwa menarik atau tidaknya Pilkada Jateng juga bergantung kepada strategi tiap bakal pasangan calon untuk mendekati pemilih, dan meyakinkan masyarakat.

Sementara itu, ia berpendapat bahwa latar belakang tiap calon, yakni Andika Perkasa sebagai mantan Panglima TNI, dan Ahmad Luthfi yang pernah menjabat Kapolda Jateng, dinilai tidak memiliki pengaruh terhadap kontestasi Pilkada Jateng.

"Secara legal, penggunaan aparat keamanan dan TNI kan dilarang keras. Penentu utama adalah jaringan partai politik, jaringan informal tim sukses di luar struktur parpol, dan logistik," jelasnya.

PDI Perjuangan mendaftarkan pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi dengan berbekal 5,2 juta suara sah, sedangkan gabungan sembilan partai politik mendaftarkan pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen dengan berbekal 13,7 juta suara sah hasil Pemilu 2024.

Sembilan partai politik pengusung pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin, yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Solidaritas Indonesia.

Terpisah, pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam menilai keputusan PDI Perjuangan mengusung Tri Rismaharini dengan KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) akan membuat Pilkada Jatim 2024 menjadi kompetisi ketat.

"Ini benar akan menjadi kompetisi yang ketat. Pilkada Jatim akan menjadi arena kontes dengan red ocean strategy, head to head langsung antar pasangan calon," kata Surokim saat dihubungi dari Surabaya, Kamis.

Menurutnya, pertarungan pada Pilkada Jatim kali ini akan menarik, karena pasangan calon yang akan berkontestasi memiliki kemiripan dengan mengandalkan sosok perempuan sebagai calon gubernur dengan wakil laki-laki mewakili kaum millenial.

Pada Pilkada Jatim, Khofifah Indar Parawansa berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak. Sementara PKB mengusung kader internal Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.