Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Topan Dahsyat Shanshan Menghantam Jepang Bagian Selatan

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 10:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Topan Dahsyat Shanshan Menghantam Jepang Bagian Selatan Doc: CNA/Kyodo/via REUTERS
Ket. Gelombang tinggi terlihat di sepanjang pantai saat Topan Shanshan mendekati Jepang barat daya di Makurazaki, Prefektur Kagoshima, Jepang, 28 Agustus 2024, dalam foto yang diambil oleh Kyodo.

FUKUOKA - Topan Shanshan menghantam Jepang pada hari Kamis (29/8), melukai puluhan orang saat angin kencang memecahkan jendela dan menyapu genteng rumah sementara hujan deras memicu peringatan banjir dan tanah longsor.

Topan terkuat di Jepang tahun ini, dengan hembusan hingga 252 km/jam, menghantam daratan di pulau selatan utama Kyushu, yang berpenduduk 12,5 juta orang, sekitar pukul 8 pagi waktu setempat.

Menjelang kedatangannya, pihak berwenang mengeluarkan tingkat kewaspadaan tertinggi di beberapa tempat, menyarankan ribuan warga untuk mengungsi dan memperingatkan akan terjadinya banjir, tanah longsor, dan gelombang badai yang "mengancam nyawa".

Kota pesisir Miyazaki sejauh ini telah mencatat 26 orang cedera - termasuk beberapa akibat tornado - dengan 124 insiden kerusakan bangunan, kata seorang pejabat bencana kepada AFP.

Sebagian besar korban luka disebabkan oleh angin kencang yang memecahkan jendela, namun tidak ada yang mengancam jiwa. Stasiun penyiaran NHK melaporkan sembilan orang terluka di dekat Kagoshima.

Rekaman media sosial yang belum diverifikasi menunjukkan sebuah sungai kecil di kota Beppu berubah menjadi aliran deras air gelap dan sebuah pohon tumbang tergantung terjal di atas jalan yang diguyur hujan dekat Oita.

Siswa Aoi Nishimoto (18) mengatakan, ia telah menelepon keluarganya di Miyazaki.

"Rumah kami baik-baik saja, tetapi ada tornado di Miyazaki dan listrik padam di beberapa tempat. Ini mengkhawatirkan," katanya kepada AFP di kota utama Kyushu, Fukuoka.

"Tahun ini, saya jauh dari rumah orang tua saya untuk pertama kalinya. Jadi, agak menakutkan untuk sendirian," kata siswa Rio Ohtsuru (19) kepada AFP.

"Mungkin saya akan mencari senter kalau-kalau listrik padam," katanya.

Operator utilitas Kyushu mengatakan bahwa listrik di 254.610 rumah di tempat lain di pulau itu sudah padam.

Sistem ini bergerak lambat, yang sering kali berarti lebih banyak hujan, dan badan meteorologi Jepang (JMA) memperkirakan badai akan berangsur-angsur bergerak menuju pulau utama Jepang, Honshu, serta kota Osaka dan Nagoya, meskipun hal ini dapat berubah.

Badan Meteorologi Jepang memperingatkan bahwa "risiko bencana akibat hujan lebat dapat meningkat dengan cepat di Jepang bagian barat menjelang hari Jumat."

Peringatan Khusus

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.