Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Teknologi Keren yang Lindung Kota dari Sengatan Panas Berbahaya

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Bahan-bahan tersebut tidak hanya dapat membantu mendinginkan bangunan sehingga mengurangi kebutuhan akan AC, tetapi juga dapat mendinginkan udara luar. "Jika suatu permukaan selalu lebih dingin dari udara, maka permukaan tersebut selalu mengeluarkan panas dari udara saat udara mengalir di atasnya," kata Sailor. "Jadi hal ini secara aktif mendinginkan suasana perkotaan," imbuh dia.

Material superdingin pertama dirancang pada tahun 2014 ketika Aaswath Raman, seorang ilmuwan material yang sekarang di Universitas California, Los Angeles, sedang melakukan penelitian di Universitas Stanford, juga di California. Dia dan rekan-rekannya menciptakan permukaan pendingin yang sangat reflektif pada panjang gelombang tampak di mana puncak radiasi Matahari, dan memancarkan emisi pada inframerah tengah.

Yang terakhir adalah kuncinya. Atmosfer memerangkap sebagian besar radiasi inframerah yang dipancarkan sebagai panas oleh benda-benda di permukaan Bumi. Namun pita inframerah tertentu, dengan panjang gelombang 8-13 mikrometer, melewati atmosfer dan menghilang ke angkasa. Bahan-bahan yang sangat dingin memanfaatkan jendela inframerah itu.

Dipasang di atap, teknologi Raman, yang terbuat dari tujuh lapisan silikon dioksida dan hafnium dioksida bergantian, bisa bertahan 5 derajat Celsius lebih dingin dibandingkan suhu udara sekitar.

Sejak penemuan ini, penggunaan material ini lapangan melonjak. Di laboratorium bahkan telah dibuat material superdingin dalam bentuk plastik, logam, cat, dan bahkan kayu. Dan para ilmuwan pun terus mengembangkannya lebih jauh.

Dalam penelitiannya sendiri, Raman sendiri telah berpindah dari material superdingin ke kategori yang disebut material dingin, yang biasanya direkayasa untuk mencerminkan sebagian besar radiasi Matahari yang terjadi, namun tidak harus dirancang untuk memancarkan sebagian besar radiasi termalnya.

"Anda tidak perlu melakukan hal mewah ini dengan inframerah, Anda hanya perlu membuatnya benar-benar memantulkan sinar Matahari," kata dia. "Itu terjadi karena sebagian besar material masih akan memancarkan panas di seluruh spektrum inframerah dan akan mencapai suhu sedikit di bawah suhu udara sekitar jika cukup reflektif," imbuh Raman. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.