Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Erau Adat Benua Tuha untuk Lestarikan Budaya Kutai Kartanegara

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 17:15 WIB | Oleh:
Erau Adat Benua Tuha untuk Lestarikan Budaya Kutai Kartanegara Doc: ANTARA/HO-Prokom Kukar
Ket. Salah satu tari tradisional yang disajikan dalam Erau Adat Benua Tuha 2024 di Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

TENGGARONG - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengatakan Erau Adat Benua Tuha yang digelar selama tujuh hari tujuh malam sejak Sabtu (24/8)-Jumat (30/8) merupakan ritual adat untuk melestarikan tradisi, kesenian, dan budaya daerah.

Erau Adat Benua Tuharutin digelar setiap tahun oleh masyarakat Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, Kukar, Kalimantan Timur sebagai bentuk penghormatan warga setempat terhadap tradisi dan budaya leluhur.

"Erau Adat Benua Tuha bukan hanya untuk menjaga dan melestarikan seni budaya leluhur, namun bisa juga dikemas lebih baik lagi sehingga bisa mendatangkan wisatawan lokal, nusantara, bahkan mancanegara setiap tahun," ujar diadi Tenggarong, Kamis.

Ketika tradisi leluhur ini dikemas lebih baik dengan menyajikan beragam seni dan lainnya, maka para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berpartisipasi dalam kegiatan ini bisa mendapatkan keuntungan.

Bahkan, katanya, ketika banyak wisatawan datang karena ketertarikan pada kegiatan ini, maka dampak berganda akan muncul, mulai dari penginapan atau hotel, restoran, rumah makan, termasuk suvenir, sehingga kolaborasi juga penting dilakukan.

Pemkab Kukar memiliki program Kukar Kaya Festival sehingga apa yang dilakukan oleh Desa Sabintulung merupakan bagian tradisi untuk mendukung pemerintah daerah.

Ia mengharapkan festival ini mempunyai daya tarik tersendiri dan lebih semarak padamasa mendatang.

"Saya harap masyarakat Sabintulung bisa menjaga adat tradisi ini dengan baik, karena tidak semua desa mempunyai histori dan sejarah seperti ini. Semoga melalui acara Erau Adat Benua Tuha, semua mendapat manfaat baik secara ekonomi, budaya, maupun sosial," katanya.

Kepala Desa SabintulungArta mengatakan sebelum menjadi nama Sabintulung, desa tersebut awalnya bernama Benua Tuha.

Pemerintahan Desa Sabintulung berkomitmen melestarikan budaya leluhur dengan rutin mengadakan Erau Adat Benua Tuha, agar budaya dan adat istiadat tidak hilang tergerus zaman dan anak cucu mendatang tetap mengetahui tradisi itu.

"Erau ini prinsipnya merupakan pesta adat yang selain untuk melestarikan budaya leluhur, sekaligus untuk memberikan hiburan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat desa," kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.