Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pasaman Barat Salurkan Pupuk Bersubsidi Sebanyak 17.122 Ton

📅 Senin, 26 Agu 2024, 17:24 WIB | Oleh:
Pemkab Pasaman Barat Salurkan Pupuk Bersubsidi Sebanyak 17.122 Ton Doc: Antara/Altas Maulana
Ket. Salah satu tanaman jagung warga Pasaman Barat di Kecamatan Pasaman. Tanaman jagung merupakan salah satu tanaman yang memperoleh pupuk bersubsidi pada 2024.

SIMPANG EMPAT - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat telah menyalurkan 17.122 ton pupuk bersubsidi urea dan phonska kepada kelompok tani di daerah itu pada semester I 2024."Total penyaluran itu telah dilakukan sampai bulan Juli dari total alokasi 38.200 ton," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pasaman Barat Doddy San Ismail, di Simpang Empat, Senin.

Ia merinci untuk urea telah tersalurkan sebanyak 9.148 ton dan phonska sebesar 7.974 ton. Total tersalurkan sebanyak 17.122 ton dari alokasi 38.200 ton.

"Kita optimis penyaluran pupuk bersubsidi dapat tercapai hingga akhir tahun. Kami minta kelompok tani segera meminta kepada dinas agar segera disalurkan," harapnya.

Menurut dia, Pasaman Barat pada 2024 ini memperoleh alokasi pupuk bersubsidi tertinggi di Sumbar dari sebelumnya hanya 20.156 ton.

"Kami bersyukur ada penambahan alokasi pada 2024 ini. Pupuk bersubsidi itu terdiri dari urea dan phonska," katanya.

Ia menyebutkan sebelumnya 2023 Pasaman Barat memperoleh pupuk bersubsidi urea sebanyak 11.383 ton dan phonska sebanyak 8.773 ton.

"Terjadi penambahan untuk urea sebanyak 8.064 ton dan phonska bertambah 9,98 ton," katanya.

Ia menjelaskan alokasi pupuk itu akan disalurkan ke 31.855 petani yang ada tersebar di 11 kecamatan.

"Pupuk bersubsidi itu tentu akan diberikan kepada kelompok tani yang mengusulkan melalui rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) yang sudah masuk ke aplikasi Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan)," katanya.

Berdasarkan alokasi yang diperoleh itu masih kurang dari usulan yang diberikan oleh petani. Namun masih mencukupi dan juga mengarahkan petani menggunakan pupuk organik, karena didukung oleh pakan ternak dan lainnya.

"Saat ini ada enam kelompok yang memproduksi pupuk organik di bawah binaan dinas. Ke depannya akan kami dorong kelompok untuk memproduksi pupuk organik," ujarnya.

Ia menilai penggunaan pupuk organik sebenarnya sangat baik bagi tanaman dan tanah. Sebab, menggunakan pupuk organik bisa mengurangi krisis tanah dan menjaga kesuburan tanah lebih lama.

Pihaknya juga terus meningkatkan sarana prasarana pertanian, seperti rehab jaringan irigasi tersier (RJIT), pembangunan jalan usaha tani, bantuan alat mesin pertanian.

Masyarakat di Pasaman Barat saat ini banyak menanam jagung, kentang, ubi jalar dan talas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.