Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Abaikan Kritik Dunia, Junta Myanmar Tetap Gelar Fase Terakhir Pemilu

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 22:42 WIB | Oleh:
Abaikan Kritik Dunia, Junta Myanmar Tetap Gelar Fase Terakhir Pemilu Doc: AFP

ISTANBUL - Pemungutan suara saat ini tengah berlangsung pada fase ketiga dan terakhir pemilihan umum Myanmar, yang digelar di 63 kota di seluruh negeri, menurut media lokal pada Minggu.

Pemungutan suara dimulai pagi hari dan akan berlanjut hingga pukul 16.00 waktu setempat, menurut Radio dan Televisi Myanmar.

Jenderal Min Aung Hlaing, penjabat presiden negara itu, mengunjungi tempat pemungutan suara di wilayah Mandalay.

Sebelumnya, fase kedua pemungutan suara diadakan pada 11 Januari di 100 kota di seluruh negeri, sementara fase pertama berlangsung pada 28 Desember di 102 kota di seluruh negeri.

Pada awal Januari, Mayor Jenderal Zaw Min Htun, kepala tim informasi junta militer Myanmar, mengatakan parlemen baru akan bersidang pada Maret setelah selesainya pemilihan, dengan pemerintahan baru diharapkan akan mulai menjabat pada April.

Pemilihan itu akan menentukan anggota Parlemen Uni, termasuk majelis rendah dan majelis tinggi, serta badan legislatif negara bagian dan regional. Parlemen yang baru dibentuk kemudian akan memiliki seorang presiden, yang akan membentuk pemerintahan berikutnya.

Pemerintahan terpilih Myanmar sebelumnya, yang dipimpin oleh Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan Aung San Suu Kyi, digulingkan dalam kudeta pada 2021, yang menjerumuskan negara itu ke dalam lebih dari empat tahun pemerintahan darurat.

Proses pemungutan suara saat ini adalah pemilihan pertama sejak saat itu.

Myanmar memiliki parlemen dengan dua majelis (bikameral) dengan 664 kursi - 440 di majelis rendah, 224 di majelis tinggi.

Empat puluh partai politik dibubarkan pada 2023, termasuk Liga Nasional untuk Demokrasi. Dalam pemilihan saat ini, setidaknya enam partai -- dengan hampir 5.000 kandidat -- ikut serta.

Di tingkat regional, 57 partai ikut serta dalam pemilihan. Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan yang didukung militer telah mengajukan lebih dari 1.000 kandidat. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.