Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Cara Cepat Atasi Stunting di Kaltim

📅 Senin, 26 Agu 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sunarto mengakui bahwa penurunan angka stunting di Kalimantan Timur masih lambat, hanya turun satu persen dari 23,9 persen menjadi 22,9 persen. Oleh karena itu, BKKBN Kaltim mengubah strategi dengan menerapkan program Seleksi, Dampingan, dan Aksi (SIDAK).

"Kami mengkategorikan keluarga berisiko stunting menjadi prioritas dan super prioritas. Keluarga yang masuk kategori super prioritas akan mendapatkan pendampingan intensif dan bantuan tambahan makanan untuk mempercepat perbaikan gizi," jelasnya.

Dengan pendekatan SIDAK, BKKBN Kaltim berharap dapat mempercepat penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

Sunarto optimistis bahwa dengan dukungan dari berbagai pihak, target penurunan angka stunting menjadi 21,3 persen pada akhir tahun 2024 dapat tercapai.

BKKBN Kaltim terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat dalam upaya penurunan stunting. Salah satu upaya tak kalah efektif yang dilakukan adalah melibatkan Bapak Asuh Anak Stunting untuk membantu anak-anak di daerah terhindar dari potensial tengkes.

"Peran kepala keluarga sangat penting dalam upaya penurunan stunting. Kebiasaan makan bersama dalam keluarga dapat menanamkan pola makan sehat pada anak-anak," demikian Sunarto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.