Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gulkarmat Kerahkan 13 Mobil Pemadam Kebakaran di Tanjung Priok

📅 Minggu, 25 Agu 2024, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gulkarmat Kerahkan 13 Mobil Pemadam Kebakaran di Tanjung Priok Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Rumah dan bedeng di Gang Pelita, Tanjung Priok, Jakarta Utara, terbakar akibat lemparan bom molotov saat warga melakukan tawuran pada Sabtu (24/8/2024) malam.

Jakarta - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan 13 mobil pemadam untuk memadamkan api yang membakar rumah dan bedeng di Gang Pelita Tanjung Priok pada Sabtu malam.

Kebakaran itu diduga akibat tawuran antarwarga yang disertai saling lempar bom molotovdan terkena rumah serta bedeng.

"Kebakaran diduga terjadi akibat warga tawuran dan saling melempar bom molotov yang menyambar rumah warga dan terbakar," kata Perwira Piket Suku DinasGulkarmatJakarta Utara (Jakut) dan Kepulauan Seribu, Sumarno.

Ia menyebutkan luas rumah yang terbakar 64 meter persegi (m2) dan bedeng yang terbakar seluas 24 m2.

Rumah itu merupakan tempat tinggal bagi satu kepala keluarga (KK) dengan empat jiwa. Sedangkan bedeng tersebut tempat tinggal bagi enam KK dengan 24 jiwa.

Suku Dinas (Sudin)Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu mengerahkan 65 personel untuk memadamkan api di lokasi tersebut. "Total kerugian dari kebakaran ini diduga mencapai Rp90 juta," kata dia.

Informasi kebakaran terjadi pada 19.32 WIB lalu petugas meluncur ke lokasi dan ketika akan memadamkan tertahan akibat antarwarga terlibattawuran.

"Kami mulai melakukan pemadaman pukul 20.20 dan selesai 21.21 WIB," kata Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) Sudin Gulkarmat Jakutdan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman.

Sejumlah petugas dan armada pemadam dariSuku Dinas Gulkarmat Jakutdan Kepulauan Seribu tak bisa memadamkan api di kawasan rel kereta api Tanjung Priok pada Sabtu malam akibat ada tawuran di sekitar lokasi kejadian.

"Kami mendapatkan info terjadi kebakaran dan sudah mengirim personel tapi saat sampai di lokasi petugas tertahan tidak dapat melakukan pemadaman," katanya.

Petugas tidak berani masuk karena pelaku tawuran menggunakan senjata tajam. "Kami tidak berani masuk ke lokasi untuk memadamkan api karena tawuran masih berjalan dan ada yang bawa celurit," kata dia.

Menurut dia, pihaknya meminta personel tetap di lokasi menunggu sampai tawuran selesai dan bisa melakukan pemadaman. "Kalau tidak ada petugas keamanan kami tidak berani masuk ke kawasan tersebut," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.