Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Serat Widyatama' Diserahkan ke Pemprov Jakarta

📅 Selasa, 20 Agu 2024, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
“Serat Widyatama' Diserahkan ke Pemprov Jakarta Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Seorang pengalih media menyelesaikan pengalihwahanaan naskah kuno di Perpustakaan Nasional Jakarta, Salemba, Jakarta, Kamis (1/8/2024). Sebanyak 6.700 dari total 12.700 naskah kuno yang ada di Perpusnas telah selesai dialihwahanakan dari konvensional menjadi digital sebagai upaya optimalisasi tempat penyimpanan, keamanan dari berbagai bentuk bencana serta meningkatkan resolusi gambardan file menjadi lebih stabil.

JAKARTA - Naskah kuno berjudul "Serat Widyatama" diserahkan Tim Tenaga Ahli Filologi kepada Pemprov Jakarta. Penyerahan dilakukan oleh Rias Antho Rahmi, Senin (19/8). "Serah terima ini untuk pengembangan koleksi etnis Nusantara," tutur Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jakarta, Firmansyah, Senin.

Firmansyah menjelaskan, penyerahan naskah kuno menjadi bagian dari program berkelanjutan agar generasi sekarang dan mendatang dapat menikmati hasil karya para pendahulu. Terpenting semoga pembaca terinspirasi untuk terus menulis.

Firmansyah berharap penyerahan naskah kuno dapat memicu semangat generasi penerus untuk menggali dan melestarikan warisan budaya. "Semoga ini menginspirasi mereka untuk terus berkarya demi masa depan bangsa," tandasnya.

Firmansyah menekankan pentingnya sinergi dalam upaya pelestarian naskah kuno. Naskah kuno tidak hanya mengandung nilai sejarah tinggi, tetapi juga mencerminkan peradaban bangsa sejak lama.

Dia menyampaikan, perkembangan suatu naskah, sejak awal penciptaannya selalu melibatkan media tertentu, seperti kertas. Media tersebut dapat rusak seiring berjalannya waktu. Maka, diperlukan upaya perlindungan dan konservasi.

"Kami memiliki laboratorium kearsipan, termasuk unit khusus untuk mengonservasi arsip-arsip lama," ujar Firmansyah. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai elemen menjadi penting dalam upaya melindungi, melestarikan, dan menggali nilai-nilai dalam naskah kuno.

Dia menambahkan, pentingnya naskah kuno bukan hanya karena usianya, tetapi lebih pada nilai sejarah dan peristiwa yang diabadikan. Naskah-naskah ini menjadi refleksi atas peradaban tinggi bangsa Indonesia sejak dulu kala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Tugboat Tenggelam di Bawean, Operasi Pencarian 8 ABK Diperluas

53 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Tugboat Tenggelam di Bawean...

Harga Cabai Rawit Rp93.100/Kg, Telur Ayam Rp29.900/Kg

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp93.100/...
Advertisement
Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.