Obati Kerinduan, Chrisye Tampil di Indonesia Bertutur 2024
📅 Senin, 19 Agu 2024, 20:21 WIB | Oleh: Haryo BronoMenurutnya, melihat sejarah dapat menggali dan mendapatkan pengetahuan serta inspirasi. Panggung Virama,merupakan tempat pertunjukan musik populer dan merupakan hasil kurasi dari kekayaan ragam musik ini di nusantara dan sekitarnya.
"Panggung Virama di pulau Peninsula menjadi tempat di mana seni, sejarah, dan teknologi bertemu, memberikan pemaknaan mendalam terhadap warisan budaya bangsa kita. Ini adalah bekal penting untuk kita terus berkembang dan berkarya di masa mendatang," ujarnya.
Dalam menata panggung Virama ia menekankan pentingnya eksplorasi proses kreatif untuk menerjemahkan tema Subak yang begitu luas, menjadi dapat dipahami dan didalami oleh berbagai pihak dan kalangan. Ia berharap Peninsula Island di Nusa Dua diharapkan menjadi titik peleburan (melting pot) masyarakat baik penggiat dan penikmat seni maupun masyarakat secara luas.
"Di Pulau Peninsula hari ini, kita sekaligus merayakan kemerdekaan kita dengan pemaknaan yang mendalam terhadap warisan budaya bangsa kita ini merupakan bekal penting untuk kita terus dapat berkembang dan berkarya di masa mendatang,"paparnya.
Menurut Direktur Perfilman, Musik dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Ahmad Mahendra, Intur menjadi jembatan antara kebudayaan lampau dan masa kini. Setiap karya yang ditampilkan terpilih dan mengandung pesan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penamilkan Chrisye Live by Erwin Gutawa menghadirkan Chrisye sebagai seorang musisi dari era keemasan musik Indonesia.Ia dinilai membawapengaruhnya dalam membentuk identitas budaya di Indonesia.
"Dengan adanya konser ini, kita bisa merasakan kembali betapa besar pengaruh Chrisye dalam membentuk identitas budaya kita. Ini adalah upaya penting untuk menjaga warisan budaya dan memperkenalkannya kepada generasi yang lebih muda," ungkapnya.
Sebagai warisan budaya pertunjukan tersebut memperkenalkan karya dan sosoknya kepada kepada generasi yang lebih muda. Saat iniKemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan mendorong regenerasi seniman agar terjadi kesinambungan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saat ini Kementerian kami tengah menjembatani regenerasi, anak muda harus jadi subjek atau minimal apresiator. Sehingga Intur disajikan sedemikian spektakuler," paparnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!