5 Orang Didakwa atas Kematian Aktor 'Friends' Matthew Perry Akibat Ketamin
📅 Jumat, 16 Agu 2024, 09:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ROLLING STONE/FREDERICK M. BROWN/GETTY
LOS ANGELES - Lima orang yang diduga memasok ketamin kepada bintang serial televisi "Friends", Matthew Perry, dalam upaya mengeksploitasi kecanduan narkobanya demi keuntungan telah didakwa terkait dengan kematiannya akibat overdosis, kata pejabat AS pada hari Kamis (15/8).
Aktor tersebut meninggal di rumah mewahnya di Los Angeles tahun lalu, yang memicu kesedihan para penggemarnya di seluruh dunia.
"Para terdakwa ini memanfaatkan masalah kecanduan Tn. Perry untuk memperkaya diri mereka sendiri. Mereka tahu apa yang mereka lakukan itu salah. Mereka tahu apa yang mereka lakukan berisiko membahayakan Tn. Perry, tetapi mereka tetap melakukannya," kata jaksa federal Martin Estrada.
"Para terdakwa ini lebih tertarik mengambil untung dari Tn. Perry daripada memperhatikan kesejahteraannya," kata Estrada, jaksa AS untuk distrik pusat California.
Dakwaan dijatuhkan terhadap dua orang dokter, asisten Perry yang tinggal di rumah, seorang pialang, dan seorang pengedar di North Hollywood yang dikenal sebagai "Ratu Ketamin," yang dikaitkan dengan kematian pria lain akibat overdosis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perry, yang memerankan Chandler Bing dalam sitkom TV populer dari tahun 1994 hingga 2004, ditemukan tak bernyawa di kolam renangnya pada bulan Oktober. Ia berusia 54 tahun.
Otopsi mengungkap penyebab kematiannya adalah "efek akut ketamin," obat terlarang yang dikonsumsi pecandu yang sedang dalam pemulihan sebagai bagian dari terapi yang diawasi.
Toko Penjualan Narkoba
Sebaiknya Anda baca juga:
Estrada mengatakan Perry kembali terjerumus ke dalam kecanduan pada musim gugur tahun 2023, ketika ia mulai dipasok oleh Salvador Plasencia dan Mark Chavez, keduanya dokter.
Selama dua bulan, mereka menjual 20 botol obat seharga 55.000 dollar. Setiap botol harganya hanya 12 dollar, kata Estrada.
Dalam satu pesan teks, Plasencia (42) menulis: "Saya penasaran berapa banyak yang akan dibayar orang tolol ini... Kita cari tahu saja."
Plasencia, yang kabarnya bekerja di kawasan mewah Calabasas di luar Los Angeles, tahu bahwa Perry mulai kehilangan kendali, tetapi tetap melanjutkannya.
"Pada suatu kesempatan, dia menyuntikkan ketamin ke tubuh Tn. Perry, dan dia melihat Tn. Perry membeku dan tekanan darahnya melonjak," kata Estrada.
"Meskipun begitu, ia meninggalkan botol ketamin tambahan untuk (asisten Perry, Kenneth) Iwamasa."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!