Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Kecam Harris atas Inflasi Jelang Peluncuran Kebijakan Strategis

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 00:03 WIB | Oleh:
Trump Kecam Harris atas Inflasi Jelang Peluncuran Kebijakan Strategis Doc: Natalie BEHRING/AFP
Ket. Calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump

WASHINGTON - Calon presiden dari Partai Republik sekaligus mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada hari Rabu (14/8), dilaporkan akan mengkritik catatan ekonomi pemerintahan Presiden Joe Biden, beberapa hari sebelum Kamala Harris mengungkap agenda ekonominya dalam pidato kebijakan utama pertamanya sebagai calon presiden dari Partai Demokrat.

Dikutip dari Channer News Asia, tim kampanye Trump mengatakan ia akan menyampaikan pidato di Kota Asheville, di negara bagian medan pertempuran penting North Carolina tentang kesulitan ekonomi yang diciptakan oleh pemerintahan Harris-Biden.

"Warga Amerika yang bekerja keras menderita karena kebijakan liberal yang berbahaya dari pemerintahan Harris-Biden," kata tim kampanye dalam sebuah pernyataan.

Harga-harga sangat tinggi dan biaya hidup telah melonjak tinggi, membuat mereka yang berpenghasilan tetap tidak yakin bagaimana mereka akan mampu memenuhi standar hidup dasar di masa depan.

Harris menggantikan Presiden Joe Biden pada pencalonan Demokrat bulan lalu, dan sejak itu telah menunggangi gelombang antusiasme yang besar, berbicara di hadapan arena yang penuh sesak dan melampaui keunggulan Trump dalam jajak pendapat - membuat kubu Republik berjuang untuk mengatur ulang.

Lebih banyak warga Amerika mempercayai Wakil Presiden untuk menangani ekonomi ketimbang Trump, yakni sebesar 42 persen berbanding 41 persen, menurut penelitian oleh Universitas Michigan, dalam jajak pendapat besar pertama dalam pemilu yang menunjukkan Partai Republik tertinggal dalam isu tersebut.

Bicarakan Kebijakan

Namun, Harris belum menetapkan rencana konkret untuk pemerintahannya, alih-alih membingkai kampanye secara garis besar sebagai perjuangan untuk masa depan, karena Partai Republik menekannya untuk menghadiri wawancara media dan membicarakan kebijakan.

Ia akan meluncurkan rencana untuk menurunkan biaya bagi keluarga kelas menengah dan menghadapi kenaikan harga yang tinggi oleh perusahaan di Raleigh, North Carolina, pada hari Jumat.

Namun, Trump berharap dapat mengalahkannya dengan tiba pertama di negara bagian yang menurutnya penduduknya kesulitan untuk membeli perawatan kesehatan menyusul kenaikan harga sebesar 21 persen selama masa jabatan Biden.

"Itulah sebabnya, Presiden Trump berjanji tidak akan memotong satu sen pun dari Jaminan Sosial atau Medicare, dan mengapa ia selalu berjanji untuk melindungi manfaat penting ini bagi para lansia Amerika," kata pernyataan itu.

Selama masa jabatannya, Trump merilis empat anggaran tahunan berturut- turut yang mengusulkan pemotongan Medicare, program asuransi kesehatan federal untuk para manula.

Para ahli tidak sepakat tentang seberapa besar pemotongan tersebut akan merugikan penerima manfaat jika diberlakukan.

Trump mengatakan kepada wartawan, minggu lalu, dia tidak berencana mengadakan acara kampanye di negara bagian yang menjadi penentu sampai setelah Konvensi Nasional Demokrat, minggu depan, di Chicago.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.