Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelatih Borneo Sebut Timnya Kemasukan Karena Risiko yang Mereka Ambil

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 00:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelatih Borneo Sebut Timnya Kemasukan Karena Risiko yang Mereka Ambil Doc: ANTARA/RAUF ADIPATI
Ket. Pelatih Borneo FC Pieter Huistra (tengah) menjawab pertanyaan pewarta pada konferensi pers setelah pertandingan Liga 1 melawan Semen Padang di Stadion Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Senin (12/8/2024).

Jakarta - Pelatih Borneo FC Pieter Huestra mengakui bahwa timnya kemasukan di menit-menit akhir pertandingan Liga 1 melawan Semen Padang, karena ia memang mengambil risiko dengan cara bermain timnya.

Pada pertandingan yang dilakukan tanpa penonton di Stadion Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Borneo mendulang kemenangan 3-1 atas Semen Padang yang berstatus tuan rumah.

Secara keseluruhan, Borneo dapat meredam ketajaman Semen Padang dan unggul 3-0, sebelum klub berjuluk Kabau Sirah itu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-77 melalui gol Ikechukwu Ngwoke.

Setelah gol tersebut, Semen Padang memperoleh satu peluang bagus lagi untuk memperkecil ketertinggalan. Namun kali ini kiper Borneo Nadeo Arga Winata berhasil menggagalkan sepakan Ikechukwu.

"Menurut saya para pemain bertahan saya bermain sangat baik hari ini. Mereka benar-benar mengendalikan permainan, mungkin hanya di 5-10 menit kami harus melakukan perubahan di lapangan tengah, sehingga keseimbangan tim agar berubah. Tapi kedua bek tengah itu tampil sangat baik, maka tidak ada keluhan," kata Pieter pada konferensi pers purna laga.

"Ini mudah dijelaskan. Karena cara kami menekan lawan, kami mengambil banyak risiko. Para pemain bertahan bermain sangat tinggi, sehingga ada banyak ruang di belakang para pemain bertahan. Dan menurut saya Semen Padang memiliki penyerang yang berbahaya ketika bola datang di saat yang tepat. Tapi secara umum kami mengendalikannya. Kiper kami Nadeo mengambil banyak bola. Tapi kami suka mengambil risiko di belakang dan itu sekaligus mencegah banyak serangan," tambahnya.

Pertandingan Liga 1 antara Semen Padang menjamu Borneo FC dipimpin oleh wasit asing, Adham Muhammad Tumah, asal Uzbekistan. Pieter yang pernah melatih di Uzbekistan menyebut kepemimpinan Adham cukup baik, tetapi bukan berarti wasit di Indonesia memiliki kualitas jauh di bawah pengadil asing.

"Maka saya telah kerap kali bertemu wasit ini, ia adalah wasit yang bagus, ia pergi ke Piala AFC, ke Piala Dunia. Rasanya menyenangkan ada sosok dengan kualitas seperti dia di sini," ujar pelatih asal Belanda itu.

"Di sisi lain, wasit-wasit muda Indonesia juga bermunculan. Yang punya banyak talenta. Itu bagus. Dan mungkin mereka bisa belajar dari wasit seperti ini," imbuhnya.

Meski membuka musim dengan kemenangan 3-1 dan penampilan yang apik, Pieter sedikit mengeluhkan kondisi lapangan di Stadion STIK yang menurutnya kurang baik.

"Bermain sepak bola di lapangan ini sangat sulit, Rasanya mengecewakan saat Anda memainkan laga pertama musim, Anda bermain di lapangan yang buruk. Itu tidak bagus untuk liga," ujar pelatih 57 tahun itu.

Kemenangan atas Semen Padang membawa Borneo menghuni posisi kelima di klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi tiga poin. Pada pertandingan selanjutnya, akan melawat ke markas Arema FC pada Sabtu (17/8).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.