Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Panglima Ukraina Klaim Kuasai 1.000 Kilometer Persegi Wilayah Kursk Russia

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 15:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Panglima Ukraina Klaim Kuasai 1.000 Kilometer Persegi Wilayah Kursk Russia Doc: AFP/Roman PILIPEY
Ket. Ribuan tentara Ukraina ikut serta dalam serangan besar ke wilayah Russia.

KYIV - Panglima militer tertinggi Ukraina mengatakan pasukannya kini menguasai 1.000 kilometer persegi (386 mil persegi) wilayah Kursk, Russia, pertama kalinya seorang pejabat militer Ukraina mengomentari secara terbuka keuntungan dari serangan kilatnya ke wilayah Russia.

Seperti dilaporkan Associated Press, Jenderal Oleksandr Syrskyi menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah video yang diunggah pada hari Senin (12/8) di saluran Telegram Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Dalam video tersebut, ia memberi pengarahan kepada presiden mengenai situasi di garis depan.

"Pasukan sedang melaksanakan tugas mereka. Pertempuran terus berlanjut di sepanjang garis depan. Situasi berada di bawah kendali kami," kata Syrskyi.

Pasukan Russia masih berjuang untuk merespons serangan mendadak Ukraina setelah hampir seminggu pertempuran sengit.

Presiden Russia Vladimir Putin mengatakan serangan yang telah menyebabkan lebih dari 100.000 warga sipil mengungsi, merupakan upaya Kyiv untuk menghentikan serangan Moskow di wilayah Donbas, Ukraina timur dan mendapatkan pengaruh dalam kemungkinan perundingan damai di masa mendatang.

Zelenskyy mengkonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa militer Ukraina berada di dalam wilayah Kursk. Di Telegram, ia memuji para prajurit dan komandan negaranya "atas keteguhan dan tindakan tegas mereka." Ia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Operasi Ukraina tersebut dirahasiakan dengan ketat, dan tujuannya masih belum jelas. Manuver yang mengejutkan pasukan Kremlin tersebut merupakan balasan atas upaya gencara Russia dalam beberapa bulan terakhir untuk menerobos pertahanan Ukraina di beberapa titik tertentu di sepanjang garis depan di Ukraina timur.

Berbicara pada hari Senin dalam sebuah pertemuan dengan pejabat tinggi keamanan dan pertahanan, Putin mengatakan serangan yang dimulai pada tanggal 6 Agustus tersebut tampaknya mencerminkan upaya Kyiv untuk mencapai posisi negosiasi yang lebih baik dalam kemungkinan perundingan di masa mendatang untuk mengakhiri perang. Ia menegaskan tentara Moskow akan menang.

Putin mengatakan Ukraina mungkin berharap serangan itu akan menimbulkan keresahan publik di Russia, tetapi gagal melakukannya. Ia mengklaim jumlah relawan yang bergabung dengan militer Russia telah meningkat karena serangan itu. Ia mengatakan pasukan Russia akan terus melancarkan serangan mereka di Ukraina timur.

"Jelas musuh akan terus berusaha mengacaukan situasi di zona perbatasan untuk mencoba mengacaukan situasi politik dalam negeri di negara kita," kata Putin. Tugas utama Russia adalah "mengusir musuh keluar dari wilayah kita dan, bersama dengan dinas perbatasan, memastikan perlindungan perbatasan negara yang andal."

Penjabat Gubernur Kursk Alexei Smirnov melaporkan kepada Putin bahwa pasukan Ukraina telah maju sejauh 12 kilometer (7,5 mil) ke wilayah Kursk melintasi garis depan sepanjang 40 kilometer (25 mil) dan saat ini menguasai 28 pemukiman Russia.

Smirnov mengatakan 12 warga sipil tewas dan 121 lainnya, termasuk 10 anak-anak, terluka. Sekitar 121.000 orang telah dievakuasi atau meninggalkan daerah yang terkena dampak pertempuran atas kemauan mereka sendiri, katanya.

Melacak semua unit Ukraina yang berkeliaran di wilayah tersebut dan menciptakan pengalihan merupakan hal yang sulit, kata Smirno. Beberapa di antaranya menggunakan identitas Russia palsu.

Gubernur wilayah Belgorod yang berdekatan dengan Kursk juga mengumumkan evakuasi warga dari distrik dekat perbatasan Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.