Ukraina dan Russia Diimbau Menahan Diri untuk Keamanan Nuklir di Kursk
📅 Senin, 12 Agu 2024, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SUkraina mengintensifkan penembakan di wilayah Kursk pada Senin malam hingga Selasa. Serangan artileri tersebut diikuti oleh serbuan infanteri Ukraina yang didukung oleh tank dan kendaraan lapis baja di dekat Kota Sudzha.
Departemen Pertahanan Russia awalnya melaporkan pada Selasa bahwa 300 tentara Ukraina, 11 tank, dan 20 kendaraan lapis baja telah melintasi perbatasan Russia. Namun pada Rabu, Kepala Staf Jenderal Russia Valery Gerasimov mengeklaim sekitar 1.000 personel militer Ukraina terlibat dalam pertempuran tersebut.
Para ahli mengemukakan serangan dan penghancuran stasiun gas Sudzha yang menjadi tempat Russia memompa gas ke Eropa kemungkinan bertujuan mengalihkan perhatian komando Russia dari Donbas.
Kemungkinan lainnya adalah mengganggu jalur pasokan kereta api ke angkatan bersenjata Russia di wilayah Kharkiv, Ukraina, dan meningkatkan moral tentara Ukraina.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!