Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Desa Serang, Saujana di Lereng Gunung Slamet

📅 Sabtu, 10 Agu 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Desa Serang, Saujana di Lereng Gunung Slamet Doc: Disporapar Provinsi Jawa Tengah

Warga Desa Serang di lereng Gunung Slamet menyadari akan potensi alamnya yang memukau. Mereka menyulap sebuah lahan di desanya menjadi taman rekreasi dengan wahana lengkap yang diminati masyarakat.

Wilayah lereng Gunung Slamet sebelah timur memiliki destinasi populer yang banyak didatangi masyarakat. Bernama Desa Lembah Asri Serang atau disingkat dengan D'LAS, destinasi ini berada di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.

Tidak ada yang tertarik datang ke desa ini pada awalnya. Mayoritas penduduknya yang bekerja sebagai petani dan buruh tani yang belum sadar akan potensi desanya berupa pemandangan alam yang indah dan udara yang sangat sejuk.

Ketinggian D'LAS mencapai 1200 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan suhu udara yang cukup sejuk apalagi pada malam hari dan musim kemarau. Ditunjang dengan tanahnya yang gembur membuat tanaman hortikultura berupa sayuran dan buah tumbuh dengan baik di tempat ini.

Beberapa tanaman seperti kubis atau kol, daun bawang, seledri, tomat dan stroberi tumbuh dengan baik dengan di tempat ini. Untuk memberi nilai tambah, agrowisata berupa perkebunan petik stroberi dan kubis awalnya yang menjadi andalan dalam menarik wisatawan.

Pengunjung dapat memetik buah ini secara langsung untuk dibawa pulang dengan membayar sejumlah uang sesuai yang ditetapkan. Keberadaan agrowisata yang kemudian diberi nama Agrowisata Lembah Asri tidaklah lepas dari adanya peran masyarakat sekitar termasuk petani di Desa Serang.

Agrowisata Lembah Asri menambah pendapat bagi petani sayur dan buah stroberi yang terlibat. Namun mengingat jumlah petani yang banyak, menjadikan manfaat dari adanya Agrowisata Lembah Asri belum didapatkan petani secara merata dan optimal.

Belum cukup dengan menghadirkan wisata agro tanaman sayur dan buah, warga Desa Serang juga mengoptimalkan potensi alam dengan menanam berbagai tanaman obat, tanaman keras, serta membangun warung hidup dan lumbung hidup di pekarangan rumah.

Demi menjaga kelestarian alam, pemerintah desa serta warga sepakat menaati peraturan yang melarang masyarakat untuk menebang pohon sembarangan. Jika larangan itu dilanggar, terdapat denda sebesar 5 juta rupiah. Dengan begitu, seluruh pihak terlibat dalam upaya pemeliharaan alam secara berkelanjutan.

Menyadari ada banyak hal yang harus dipertahankan dari alam, Desa Serang juga pernah ikut serta dalam Festival Gunung Slamet, dengan salah satu programnya penanaman 35 ribu pohon suren di 5 desa. Atas inovasi yang dilakukan tersebut, Desa Serang terpilih menjadi salah satu dari 15 pemenang utama Program Desa BRILian 2021 Batch 2. Desa Serang berhak menerima uang pembinaan sebesar 20 juta rupiah dan pendampingan dari BRI selama 3 bulan.

Terletak di kaki Gunung Slamet, Desa Serang kini telah menjadi salah satu wisata andalan di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Udara dingin khas pegunungan, serta pemandangan asri perbukitan hijau membuat desa ini menjadi magnet bagi banyak wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.

Namun siapa sangka, di balik keindahan dan popularitas wisatanya, Desa Serang dulunya merupakan salah satu desa miskin di Kabupaten Purbalingga. Mayoritas penduduknya pun bekerja sebagai petani dan buruh tani. Sepi dari keramaian saat ini banyak dijumpai rumah tidak layak huni di desa ini.

Menurut Kepala Desa Serang, Sugito, seiring berjalannya waktu, pemerintah desa setempat menggarap lahan tidak produktif menjadi desa wisata dengan nama D'LAS itu. Dengan didampingi Balai Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) pemerintah desa mambangun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada tahun 2009.

Dari alokasi Dana Desa yang diperoleh pada tahun 2010, digunakan membuka usaha permainanflying fox. Pembangunan wisata ini pun berlanjut hingga sampai saat ini, terdapat total 23 wahana yang ada di D'LAS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.