Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program MBG Pacu Kinerja Industri Kecil dan Menengah

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 20:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program MBG Pacu Kinerja Industri Kecil dan Menengah Doc: ANTARA
Ket. Wamenperin Faisol Riza meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di PAUD Baiturrahim, Jakarta Timur, Kamis (16/1/2025).

JAKARTA – Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Riza, menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo secara langsung mendongkrak kemajuan industri kecil dan menengah (IKM) domestik.

"Program Makan Bergizi Gratis berpotensi melibatkan berbagai subsektor industri, mulai dari industri makanan, industri minuman, berbagai kelompok industri kecil dan menengah, juga sektor logistik yang mengantarkan MBG sampai ke sekolah-sekolah," kata dia saat melaksanakan peninjauan MBG di sejumlah satuan pendidikan di Jakarta, Kamis (16/1).

Dia menyatakan MBG bisa melibatkan lebih banyak pelaku sektor industri yang siap berkontribusi dengan produk-produknya yang berkualitas.

Ia juga mengatakan langkah yang diinisiasi Presiden Prabowo sejalan dengan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dengan memanfaatkan sumber daya dan komoditas dari domestik.

Menurut Wamenperin, secara umum pelaksanaan MBG berjalan dengan baik. Para peserta didik, guru, dan kepala sekolah juga berharap program perbaikan gizi ini terus berlanjut.

“Makanan ini menjadi tambahan gizi yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Jika ada anak-anak yang orang tuanya sudah menyiapkan makanan dan memikirkan gizinya di rumah, di sini di sekolah ditambah lagi untuk semakin bergizi,” katanya.

Faisol berharap melalui program MBG, tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik saja, melainkan turut menghasilkan generasi masa depan yang berdaya saing, tangguh, kompetitif, dan unggul.

Lebih lanjut, Guru PAUD Baiturrahim, Gita Nanda, mengapresiasi program MBG yang hadir di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, serta menyatakan langkah ini memperoleh respons positif dari peserta didik dan orang tua siswa.

“Sekarang anak-anak kalau ke sekolah, orang tua tidak perlu lagi menyiapkan sarapan karena sudah disiapkan di sekolah,dan mereka suka dengan menu-menunya yang variatif dan berganti-ganti setiap hari,” ujar Gita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.