Rizki Juniansyah, 'Hercules' Baru Indonesia si Pencetak Sejarah dan Rekor
📅 Jumat, 09 Agu 2024, 13:00 WIB | Oleh: Tim PenulisRizki, Zhiyong dan Mosquera pun berada di pacuan terdepan dalam mendapatkan emas kelas 73kg putra, sebelum semua lifter mengawali adu kuat dalam angkatan clean & jerk.
Ternyata, Zhiyong dan Mosquera gagal dalam semua dari tiga kesempatan mereka masing-masing pada angkatan clean & jerk. Hanya Rizki yang berhasil.
Dalam angkatan ini Rizki mendapatkan perlawanan sengit dari lifter Thailand Weeraphon Wichuma yang masih berusia 19 tahun.
Wichuma hanya berselisih satu kilogram dari Rizki pada angkatan ini, tapi dengan 198 kg dia menciptakan rekor dunia junior clean & jerk 73kg putra.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wichuma akhirnya mendapatkan medali perak dengan total angkatan 346 kg, sedangkan medali perunggu menjadi milik Bozhidar Dimitrov Andreev dari Bulgaria setelah membuat total angkatan 344 kg.
Tanda-tanda Rizki akan sukses dalam Olimpiade Paris 2024 sudah terlihat lama sejak dia memenangkan medali emas Piala Dunia 2024 di Phuket, Thailand, dan medali perak 73kg dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022 di Bogota, Kolombia.
Dia juga merebut medali emas kelas yang sama dalam Islamic Solidarity Games 2021 di Konya, Turki.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelum itu dia mendapatkan medali emas dari Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2021 di Tashkent, Uzbekistan, dan setahun kemudian di Heraklion, Yunani.
Dengan bekal-bekal menyeramkan sebelum menjajal arena angkat besi Olimpiade 2024 di South Paris Arena 6, tak heran Rizki menjadi momok bagi lawan-lawannya.
Rupanya, perkataan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari bahwa Rizki disegani oleh lawan-lawannya, ada benarnya.
Menurut Oktohari, Rizki sudah lama menjadi buah bibir angkat besi dan sangat ditakuti oleh lawan-lawannya karena menjadi pemegang rekor dunia 73kg putra dengan total angkatan 365 kg pada Piala Dunia 2024 di Phuket, Thailand.
Rizki juga disebut oleh Ketua Umum PB PABSI Rosan Roeslani sebagai atlet yang sangat bersemangat. PB PABSI sendiri memperhatikan baik-baik perkembangan dan potensi atlet-atletnya, termasuk Rizki.
Rizky, Eko Yuli Irawan dan Nurul Akmal pun dikandangkan dulu selama tiga pekan sebelum Olimpiade Paris untuk menjalani pemusatan latihan di Montpellier yang jauh dari kota Paris.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!