Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Berkekuatan 7,1 Guncang Jepang, Picu Peringatan Tsunami

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 04:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa Berkekuatan 7,1 Guncang Jepang, Picu Peringatan Tsunami Doc: Antara/HO-Anadolu/www.aa.com.tr
Ket. Jepang diguncang gempa bumi kuat pada Kamis (8/8), memicu peringatan tsunami dan menyebabkan beberapa orang terluka.

Istambul - Jepang diguncang gempa bumi kuat pada Kamis (8/8), memicu peringatan tsunami dan menyebabkan beberapa orang terluka.

Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa berkekuatan 7,1 mengguncang provinsi Miyazaki di barat daya pulau Honshu.

Sebelumnya, USGS mengatakan gempa berkekuatan 6,9, tetapi kemudian merevisinya menjadi 7,1.

Gempa dilaporkan terjadi sekitar pukul 07:42 GMT.

Otoritas setempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk provinsi Kochi, Miyazaki, Ehime, Oita, dan Kagoshima.

Kemudian Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencabut peringatan untuk empat provinsi, namun tetap memberlakukannya untuk Miyazaki, kata penyiar publik NHK.

Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi mengatakan kepada wartawan bahwa setidaknya tiga orang terluka di daerah yang terkena gempa.

JMA mengeluarkan peringatan "gempa besar" setelah gempa pada Kamis (8/8), memperingatkan

Badan cuaca memperingatkan bahwa kemungkinan terjadinya gempa "besar" di Palung Nankai, sebuah palung bawah laut yang terletak di selatan Nankaido di Pulau Honshu bagian selatan Jepang, relatif lebih tinggi dari biasanya.

Hayashi mendesak masyarakat untuk menghindari perjalanan ke daerah yang terkena gempa.

Hingga saat ini, belum ada keputusan untuk mengirim pasukan pertahanan ke wilayah yang terdampak.

Menurut badan cuaca, gempa tersebut terjadi pada kedalaman sekitar 30 kilometer (18,6 mil) di lepas pantai Miyazaki dan tercatat kurang dari 6 pada skala intensitas seismik Jepang dari 7 di kota Nichinan di selatan, lapor Kyodo News yang berbasis di Tokyo.

Otoritas menutup bandara Miyazaki, tetapi mengatakan bahwa pembangkit nuklir di dekat wilayah yang terkena gempa tidak mengalami "masalah."

Tidak ada kelainan yang tercatat di pembangkit listrik tenaga nuklir Ikata dan Sendai di prefektur Ehime dan Kagoshima, demikian menurut operator pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut.

Layanan kereta sangat cepat (kereta peluru) juga sementara dihentikan karena gempa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.