BPD Se-Indonesia Siapkan Strategi di Tengah Kompleksitas Ancaman Cyber Crime
📅 Jumat, 09 Agu 2024, 01:22 WIB | Oleh: Vitto Budi"Dalam hal ini, direksi dan komisaris harus memiliki komitmen memberikan perhatian utama pada keamanan siber," ujarnya.
Selain itu, kata Eko, dalam keamanan siber, harus dilakukan pendekatan yang proaktif. Menurut laporan dari Gartner pada 2022, penerapan pendekatan keamanan siber yang proaktif dapat mengurangi insiden pelanggaran keamanan hingga 66 persen.
Hal penting lainnya adalah menjadikan keamanan siber sebagai proses berkelanjutan. Untuk itu, penting bagi bank untuk terus berinvestasi dan menjaga kepatuhan, serta memperbaharui pertahanan keamanan secara teratur.
"Terakhir, pengembangan budaya keamanan siber yang kuat dengan membangun budaya keamanan siber yang solid di seluruh organisasi. Ini jadi hal yang krusial," tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!