Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Pemanjat Tebing Indonesia Berhadapan

📅 Rabu, 07 Agu 2024, 06:47 WIB | Oleh:
Dua Pemanjat Tebing Indonesia Berhadapan Doc: Fabrice COFFRINI / AFP
Ket. babak penyisihan I Veddriq Leonardo (kiri) dari Indonesia bertanding melawan Rahmad Adi Mulyono dari Indonesia pada babak penyisihan babak penyisihan cabang olahraga pendakian kecepatan putra pada Olimpiade Paris 2024 di Le Bourget Sport Climbing Venue, Le Bourget, Kamis (6/8).

JAKARTA - Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo dan Rahmad Adi Mulyono lolos dari babak kualifikasi pemeringkatan Olimpiade Paris 2024 nomor speed putra, Kamis (6/8). Meski demikian, keduanya mencatatkan hasil kontras. Kondisi itu membuat keduanya harus beradu di babak eliminasi selanjutnya.

Nomor speed putra yang digelar di La Bourget, Saint-Denis, Prancis, Selasa (6/8) dibuka dengan penampilan wakil Tiongkok, Long Jin Bao dan atlet berusia 18 tahun asal Amerika Serikat, Zach Hammer. Hammer yang tampil di Lane B sempat melambat di awal dan sekilas Long yang akan menyentuh pada sensor waktu lebih cepat.

Namun, di pertengahan, giliran Long yang agak terpeleset hingga Hammer berhasil menyusul dan membalikkan situasi. Keduanya hanya berselisih 3 detik, Long 6,09 detik, Hammer 6,06 detik. Di heat kedua, giliran atlet Indonesia Rahmad Adi Mulyono yang beraksi di Lane B.

Dia beradu dengan wakil Afrika Selatan, Joshua Bruyns. Rahmad tampil dengan start solid. Dia mencatatkan waktu 5,070 detik. Catatan waktu Rahmad sempat memecahkan rekor Olimpiade yang saat ini dipegang atlet tuan rumah Bassa Mawem, 5,45 detik.

Wakil Tiongkok lainnya Wu Peng juga membukukan waktu yang sama. Tetapi detail waktunya masih kalah dari Rahmad, 5,075 detik. Veddriq Leonardo yang tampil di heat kelima, tampil tak kalah impresif. Tiga kali pemegang rekor dunia itu membukukan catatan waktu 4,92 detik.

Catatan waktunya memperbaiki milik Rahmad. Sedangkan lawannya di Lane B sang wakil tuan rumah sekaligus pemegang rekor Olimpiade sebelumnya, Bassa Mawem membukukan 5,18 detik. Tak berselang lama, penampilan Sam Watson asal Amerika Serikat mulai mengubah catatan rekor Olimpiade lagi.

Dia membukukan waktu 4,91 detik, unggul satu detik milik Veddriq. Persaingan semakin intens setelah pemanjat Kazakhstan Amir Maimuratov tampil lebih gila dengan 4,89 detik. Tahap kedua babak penyisihan untuk pemeringkatan dimulai, tiap-tiap atlet bertukar lane. Kualifikasinya masih sama, yakni berbasis waktu.

Rahmad mengalami false start yang membuatnya otomatis langsung terpuruk di ranking terakhir, posisi ke -14. Setelah itu, Veddriq mencatatkan waktu terbaik di sesi ini, 4,79 detik yang sekaligus memecahkan rekor Olimpiade baru dan menyamai rekor dunia saat ini. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed - 28...
Olahraga
Undian US Open 2026 Beri Al...
Pimpinan DPR menerima audiensi AMPB

Pimpinan DPR menerima audiensi AMPB

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.