Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pulau Bando, Konservasi Pertama di Indonesia yang Terapkan EBT Ramah Lingkungan

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 11:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pulau Bando, Konservasi Pertama di Indonesia yang Terapkan EBT Ramah Lingkungan Doc: ANTARA/HO-Humas Pertamina Sumbagut
Ket. Petugas memilah dan menimbang sampah laut yang dikumpulkan di sekitar kawasan pesisir pantai barat.

PADANG - Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyatakan Pulau Bando di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), merupakan kawasan konservasi alam laut pertama di Indonesia yang menerapkan energi baru terbarukan (EBT) ramah lingkungan.

"Pulau Bando merupakan kawasan konservasi pertama di Indonesia yang menggunakan EBT ramah lingkungan hibridisasi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta teknologi rekayasa genetika berbasis layanan internet," kata Region Manager Corporate Operation Services PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Riki Madyanto, di Padang, Selasa (6/8).

Penerapan EBT ramah lingkungan itu merupakan kolaborasi antara Pertamina melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Minangkabau bersama Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Program Kawasan Bando Spesifik Konservasi Alam Laut (Kado Spesial) dan Sistem Informasi Pemberdayaan Nagari Berbasis Konservasi, Ulakan (SI Rancak Ulakan) ini, ditujukan untuk pengelolaan dan pemberdayaan kawasan konservasi sekaligus dalam mendukung aktivitas konservasi penyu serta wisata survival di Pulau Bando.

Program SI Rancak Ulakan menyediakan fitur-fitur yang mempermudah masyarakat dan kelompok konservasi dalam pengelolaan kawasan konservasi. Kemudahan itu di antaranya dengan menyediakan alat bantu untuk memantau dan mengevaluasi perkembangan tukik maupun penyu.

Termasuk juga menyediakan profil pengelolaan kawasan, statistik, serta publikasi pengelolaan penyu, manajemen sampah, wisata minat khusus survival, dan spesies langka di Pulau Bando, ujar Riki.

Selain itu, program tersebut juga menyediakan informasi mengenai monitoring cuaca, daya listrik sensor penetasan telur penyu, informasi wisata virtual tour 360 dan media edukasi serta publikasi aktivitas Kelompok Raja Samudera dalam pengelolaan kawasan pesisir dan konservasi.

"Program SI Rancak Ulakan ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan pengelolaan konservasi berbasis masyarakat melalui penguatan sosial dan peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman," kata dia.

Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekologi Hendra Yusran Siry mengatakan SI Rancak Ulakan merupakan aplikasi berbasis website dan android yang menyediakan analisis, profil, informasi, pemantauan dan edukasi serta evaluasi untuk mendukung pengelolaan kawasan dan konservasi penyu di Pulau Bando.

Inovasi sosial yang diusung PT Pertamina Patra Niaga AFT Minangkabau ini merupakan platform kolaborasi multistakeholder dalam pengelolaan keanekaragaman hayati di Pulau Bando.

Sedangkan Kado Spesial merupakan model pengelolaan kawasan konservasi terintegrasi berbasis kolaborasi yang diharapkan dapat menjadi model kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dengan mengintegrasikan upaya perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan di kawasan Pulau Bando dan sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.