Dana Gelar Program Pemberdayaan Usaha Mikro
📅 Selasa, 06 Agu 2024, 20:49 WIB | Oleh: Haryo Brono"Kami juga mewakili pemerintah, berkomitmen untuk terus mendukung program peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta pemberdayaan UMKM terutama bagi kelompok perempuan dan penyandang disabilitas, dan berharap program ini dapat terimplementasi dengan baik, sukses dan berdampak yang mendukung tujuan pembangunan nasional yaitu peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang menopang stabilitas sistem keuangan guna mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur."
Deputi Direktur Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen (DUPK Bank Indonesia)Irene Heniwati, mengatakan, Bank Indonesia melakukan upaya pengembangan ekonomi dan keuangan inklusif dengan mengacu pada 3 pilar yaitu Pemberdayaan Ekonomi, Perluasan Akses dan Literasi Keuangan, serta Harmonisasi Kebijakan. Pada pilar Pemberdayaan Ekonomi Bank Indonesia mendorong pemberdayaan perempuan melalui pengembangan ekonomi dan keuangan inklusif berbasis Kelompok Subsisten.
Program tersebut sebagian besar menyasar kelompok usaha perempuan pada segmen ultra mikro dan mikro. Pada pilar Perluasan Akses dan Literasi Keuangan, Bank Indonesia meningkatkan akselerasi digital pada layanan keuangan digital melalui perluasan QRIS, edukasi layanan keuangan digital (DFS) dan perlindungan konsumen.
"Tentunya, seluruh program dan kebijakan senantiasa disinergikan dengan berbagai pihak, diantaranya DNKI. Melalui program SisBerdaya, DANA telah menginisiasi suatu program yang berkelanjutan dan inklusif untuk perempuan dan penyandang disabilitas yang dapat mendukung pencapaian literasi dan keuangan inklusif ke depannya," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Direktur Inklusi Keuangan OJK Edwin Nurhadi, mengatakan,pihakakan terus bekerjasama dengan mitra strategis seperti Dan dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Kami juga akan terus berkolaborasi dalam meningkatkan kapasitas bisnis UMKM melalui akses pembiayaan serta pelatihan-pelatihan yang bisa dimanfaatkan langsung guna memberdayakan UMKM teman-teman disabilitas."
Tahun ini Dan membuka program turunan bertajuk DisBerdaya (Pemberdayaan Disabilitas) yang menyasar khusus bagi perempuan pengusaha penyandang disabilitas, yang berada di bawah naungan Perempuan Tangguh Indonesia (PTI) dan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI). Program DisBerdaya ini akan berjalan paralel dengan SisBerdaya dengan fokus pada peserta yang telah dikurasi oleh PTI dan HWDI.
"Sebanyak 50 UMKM terpilih nantinya akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan hingga menjadi 5 UMKM pemenang dari program tersebut," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Guna mencapai visi tahun ini, program SisBerdaya dan DisBerdaya akan memfasilitasi peserta dengan serangkaian kurikulum pelatihan dan pendampingan yang lebih mendalam. Misalnya, peserta akan diberikan pelatihan pengelolaan keuangan, manfaat pembayaran digital, kanvas model bisnis, manajemen sumber daya manusia dan dasar-dasar hukum, dan masih banyak lagi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!