Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebanyak 26 Grup Kuda Kepang Meriahkan Grebek Suro di Rejang Lebong

📅 Senin, 05 Agu 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sebanyak 26 Grup Kuda Kepang Meriahkan Grebek Suro di Rejang Lebong Doc: ANTARA/Nur Muhamad
Ket. Parade grup kuda kepang yang tampil di acara Grebek Suro di Desa Sambi Rejo, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Minggu, (4/8/2024).

Rejang Lebong - Sebanyak 26 grup kesenian kuda kepang dari 15 kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, unjuk kebolehan guna memeriahkan acara Grebek Surodi wilayah itu.

Bupati Rejang Lebong Syamsul Effendi saat membuka acara Grebek Suroyang dipusatkan di Lapangan Desa Sambi Rejo, Kecamatan Selupu Rejang, Minggu, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Paguyuban Kesenian Kuda Kepang (PKKK) Rejang Lebong, dan kini telah menjadi salah satu agenda tahunan pemkab setempat.

"Grebek Suro ini juga merupakan wujud syukur kita atas nikmat yang diberikan Tuhan YME. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk partisipasi kita dalam menyambut dan memeriahkan Tahun Baru Hijriah pada bulan Muharam," kata dia.

Dia menjelaskan, Grebek Suro yang dilaksanakan warga Kecamatan Selupu Rejang ini juga sebagai ungkapan syukur masyarakat kepada sang pencipta, karena melimpahnya hasil panen produk pertanian dengan harga jual yang tinggi.

Pelaksanaan kegiatan Grebek Suro itu, kata dia, juga dapat menjadi sarana untuk mengevaluasi atau introspeksi diri atas perbuatan yang telah dilakukan selama setahun belakangan.

"Kesenian kuda kepang sudah menjadi bagian dari budaya Rejang Lebong, dan Rejang Lebong sudah menjadi rumah budaya seluruh etnik," ujarnya.

Ketua PKKK Rejang Lebong Hidayatullah yang juga anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong dalam kesempatan itu mengatakanGrebek Suro kali ini dimeriahkan 26 grup kuda kepang dan satu Grup Reog Singo Mudo Ngumboro dari Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

"Grup kuda kepang ini menampilkan dua jenis tarian, sebanyak 19 grup menampilkan Tari Begon dan tujuh grup menampilkan Tari Senterewe. Ditambah penampilan Rampak Celeng dan Rampak Barong," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.