Lansia dengan Kecemasan Berisiko Lebih Tinggi Terkena Demensia
📅 Minggu, 04 Agu 2024, 09:05 WIB | Oleh: Rivaldi Dani RahmadiRichard Marottoli, MD, MPH, seorang ahli geriatri dari Yale Medicine dan profesor kedokteran di Yale School of Medicine di New Haven, Connecticut, setuju bahwa secara teori, temuan ini menunjukkan bahwa memperbaiki gejala kecemasan dapat menurunkan risiko demensia.
"Namun, kami tidak dapat mengetahui hal ini dari data yang tersedia, karena kami tidak tahu mengapa mereka merasa cemas sejak awal atau mengapa hal itu dapat diatasi," tutur Marottoli, yang tidak terlibat dalam penelitian baru itu.
"Ini mungkin hanya terkait dengan faktor-faktor yang terjadi pada saat penilaian awal yang diselesaikan dengan cepat dibandingkan dengan faktor-faktor yang terus berlanjut," lanjutnya.
Orang-orang dalam penelitian ini berusia antara 55 dan 85 tahun. Apakah memiliki kecemasan saat dewasa muda berhubungan dengan risiko demensia di kemudian hari? Baik Khaing maupun Marottoli setuju bahwa temuan ini tidak dapat diterapkan pada kelompok yang lebih muda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ada kemungkinan bahwa kecemasan pada orang yang lebih muda dapat memengaruhi risiko demensia di kemudian hari, tetapi penelitian di masa depan (dengan tindak lanjut yang lebih lama) akan diperlukan untuk mengetahuinya, kata Khaing.
"Tidak ada cara untuk menilai atau memperkirakannya dari data ini. Mungkin ada kontributor yang sangat berbeda terhadap kecemasan pada usia yang lebih muda daripada populasi yang diteliti di sini," kata Marottoli.
"Gejala kecemasan yang terus-menerus mungkin memiliki efek kesehatan jangka panjang, dan seseorang harus mencari bantuan medis untuk mengidentifikasi faktor penyebab potensial dan strategi untuk membantu mengatasi atau menyelesaikan faktor penyebab dan respons seseorang terhadapnya," pungkas Marottoli.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!