Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lansia dengan Kecemasan Berisiko Lebih Tinggi Terkena Demensia

📅 Minggu, 04 Agu 2024, 09:05 WIB | Oleh:
Lansia dengan Kecemasan Berisiko Lebih Tinggi Terkena Demensia Doc: Istimewa

Kecemasan pada orang dewasa yang lebih tua dapat meningkatkan risiko demensia hingga tiga kali lipat dari penyebab apa pun. Dalam sebuah penelitian baru terhadap lebih dari 2.000 warga Australia berusia antara 55 dan 85 tahun, para peneliti juga menemukan bahwa kecemasan baru dikaitkan dengan kemungkinan lebih besar terkena demensia di kemudian hari.

Namun, orang-orang yang kecemasannya telah teratasi, yaitu yang pernah mengalami kecemasan namun tidak lagi memiliki tingkat risiko yang sama dengan orang-orang yang tidak pernah melaporkan mengalami kecemasan.

"Kami menemukan bahwa mengalami kecemasan pada usia 70 tahun atau lebih muda meningkatkan risiko demensia," kata penulis utama studi ini, Kay Khaing, seorang dosen dan peneliti bersama di School of Medicine and Public Health di University of Newcastle, Australia, dikutip dari Everyday Health, Kamis (1/8).

"Temuan ini menyoroti pentingnya kesadaran akan kecemasan dan manajemen kecemasan pada orang dewasa paruh baya dan lanjut usia untuk mencegah demensia," tambah Khaing.

Diperkirakan antara 14 dan 17 persen orang berusia 65 tahun ke atas memiliki diagnosis kecemasan. Banyak ahli percaya bahwa jumlah tersebut sebenarnya terlalu sedikit, karena banyak kasus yang terlewatkan.

Dan hanya sedikit orang dewasa yang lebih tua dengan gangguan kecemasan yang didiagnosis mendapatkan perawatan. Sebagai contoh, para ahli memperkirakan bahwa hanya sekitar sepertiga orang dalam kelompok usia ini dengan gangguan kecemasan umum (GAD) yang menerima perawatan kesehatan mental.

Untuk mengeksplorasi cara-cara kecemasan berdampak pada risiko mengembangkan semua jenis demensia, para peneliti merekrut lebih dari 2.000 orang dengan usia rata-rata 76 tahun yang berpartisipasi dalam Hunter Community Study di Australia.

Orang-orang tersebut diikuti selama 10 tahun dan ditempatkan ke dalam salah satu dari tiga kategori: kecemasan kronis, kecemasan yang baru muncul selama masa tindak lanjut, dan kecemasan yang telah teratasi.

Kecemasan kronis (dilaporkan saat penelitian dimulai dan pada masa tindak lanjut) dan kecemasan yang baru muncul (kecemasan yang dilaporkan selama penelitian) dikaitkan dengan risiko demensia 2,8 dan 3,2 kali lebih tinggi, masing-masing, dibandingkan dengan tidak ada kecemasan.

Bagi orang dengan kecemasan yang telah teratasi, risiko demensia hampir sama dengan orang yang tidak pernah melaporkan kecemasan.

Hubungan antara kecemasan dan risiko demensia sangat kuat pada partisipan yang berusia 70 tahun ke bawah. Pada kelompok ini, mereka yang mengalami kecemasan kronis memiliki kemungkinan empat kali lebih besar untuk mengalami demensia, dan orang yang mengalami kecemasan yang baru muncul memiliki kemungkinan tujuh kali lebih besar.

Karena penelitian ini bersifat observasional dan bukan intervensi, temuan ini hanya menunjukkan hubungan atau asosiasi. Mereka tidak membuktikan bahwa kecemasan meningkatkan risiko demensia.

Tidaklah etis untuk melakukan uji coba secara acak di mana beberapa orang mengalami kecemasan yang tidak diobati, kata para penulis. Temuan ini sejalan dengan meta-analisis dari delapan penelitian yang melihat hubungan antara kecemasan dan demensia dan menemukan hubungan yang signifikan.

"Temuan ini menunjukkan bahwa kecemasan dapat menjadi faktor risiko baru yang ditargetkan dalam pencegahan demensia dan juga mengindikasikan bahwa mengobati kecemasan dapat mengurangi risiko ini," ujar Khaing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

55 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...

Remake 'The Blair Witch Project' Dijadwalkan Rilis Tahun 2027

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.