Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Murid SMPN 101 Jakarta Diimbau Lebih Hati-hati Imbas Ada Siswi Diculik

📅 Jumat, 02 Agu 2024, 00:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Murid SMPN 101 Jakarta Diimbau Lebih Hati-hati Imbas Ada Siswi Diculik Doc: ANTARA/HO
Ket. Selembar poster di Jalan Inspeksi Kali Grogol, Palmerah, yang menunjukkan wajah pria tak dikenal yang menculik dan merampok harta seorang siswi SMPN 101 Jakarta berinisial S, Rabu (31/7/2024).

Jakarta - Murid SMPN 101 di Palmerah, Jakarta Barat, diimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap orang yang tidak dikenal.

Imbauan disampaikan oleh Kepala SMPN 101 Jakarta, Yuni Supangkat menyusul adasiswi kelas 8 sekolah itu yang berinisial S diculik dan dirampok oleh pria tidak dikenal pada Kamis (25/7) lalu.

"Pertama, ketika di hari Senin (pasca kejadian) kan langsung hari Senin ada kegiatan, langsung kami memberikan pengarahan kepada guru maupun siswa agar satu ketika ada orang yang tidak dikenal maka tidak begitu percaya saja," kata Yuni saat dihubungi di Jakarta pada Kamis.

Kemudian, kata Yuni, murid harus memberitahu kepada guru serta petugas dalam sekolah jika ada orang tidak dikenal datang menjemput.

"Yang kedua, juga kepada para guru ataupun petugas itu, harus mengecek orang yang bersangkutan siapa, kemudian mengonfirmasi betulkah ini ada kakak atau saudara mereka (murid)," katanya.

Jangan sampai informasi menjadi tidak akurat. "Dikonfirmasi dahulu apabila ada sebuah informasi," kata Yuni.

Mengenai siswi S yang diculik dan dirampok oleh pria yang tidak dikenal pada Kamis (25/7) sekira pukul 05.21 WIB, Yuni menyebutkan bahwa pihak sekolah tidak pernah mewajibkan muridnya untuk datang pada jam tersebut.

Siswi S hanya berinisiatif datang pukul 05.21 WIB atas inisiatifnya sendiri karena dia adalah Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

"Mau meluruskan, kami tidak pernah menugaskan anak-anak untuk piket (jam 05.21 WIB), memang kebiasaan siswa itu datang pagi sampai jam segitu sudah pada datang," kata Yuni.

Saat kejadian, petugas satuan pengamanan (satpam) sekolah sedang izin lantaran kakaknya sedang sakit.

"Karena satpam enggak bisa jadi tukang sapu jaga. Pada saat itu, satpam kakaknya sedang sakit keras, meninggal Jumat, yang ada saat itu ada petugas kebersihan sekolah," kata Yuni.

Saat itulah pria tak dikenal masuk ke lingkungan sekolah dan memanggil siswi S lalu memberinya informasi palsu bahwa ibu S yang mengantar S ke sekolah mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulang.

Siswi S pun menanyakan ciri-ciri ibunya dan pria tak dikenal itu menjabarkannya dengan benar. Siswi S pun mengikuti pria itu hingga kemudian siswi S dijarah hartanya.

Yuni Supangattelah menyebar selebaran wajah pria tak dikenal yang menculik dan merampok harta siswinya yang berinisial S.

Selebaran-selebaran itu ditempel di sejumlah titik Jalan Inspeksi Kali Grogol, Palmerah, Jakarta Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.