Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SDM Jadi Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 03:13 WIB | Oleh:
SDM Jadi Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Plt. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendimbudristek), Yogi Anggraena (kiri) dan Anggota Komisi X DPR RI, Putra Nababan (kanan) usai acara Workshop Pendidikan Sosialisasi Kurikulum Merdeka, di Jakarta, Rabu (31/7).

JAKARTA - Plt. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendimbudristek), Yogi Anggraena, menyebut sumber daya manusia (SDM) di satuan pendidikan menjadi tantangan implementasi Kurikulum Merdeka. Adapun saat ini Kurikulum Merdeka telah menjadi Kurikulum Nasional.

"Tantangannya ketersediaan SDM di satuan pendidikan," ujar Yogi, usai acara Workshop Pendidikan Sosialisasi Kurikulum Merdeka, di Jakarta, Rabu (31/7).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengevaluasi implementasi pilihan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Menurutnya, hal tersebut penting untuk memfasilitasi minat bakat peserta didik.

Yogi menambahkan, implementasi Kurikulum Merdeka sebagai Kurikulum Nasional saat ini masih dan masa transisi. Dengan demikian, masih ada waktu untuk sekolah yang belum mengimplementasikan untuk mempersiapkan diri. "Sekolah menyambut baik pilihan pembelajaran ini. Untuk itu, kemampuan dan minat bakat anak dengan SDM yang tersedia kita jembatani," katanya.

Fokus Kurikulum

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Putra Nababan, menilai, Kurikulum Merdeka relevan untuk peserta didik di setiap jenjenag pendidikan. Menrutnya, Kurikulum Merdeka fokus pada minat dan bakat peserta didik yang mendorong mereka menjadi spesialis.

"Indonesia ini membutuhkan anak-anak Indonesia yang lebih banyak dari menjadi spesialis. Bukan sekedar generalis, mereka adalah anak-anak Indonesia yang betul-betul harus bisa menemukan minat dan bakat mereka," katanya.

Dia menyebut, guru berperan penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, guru mesti terus meningkatkan kemampuannya agar bisa mengembangi dinamika peserta didik.

"Di dalam hal ini guru harus mengimbangi. Guru harus bisa mengimbangi anak didiknya, terutama juga dalam mengimbangi hal-hal yang anak didiknya tidak mengerti," tuturnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.