Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

52 Personel Diterjunkan untuk Padamkan Kebakaran Lahan di Jambi

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 00:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
52 Personel Diterjunkan untuk Padamkan Kebakaran Lahan di Jambi Doc: ANTARA/HO-Damkartan Kota Jambi
Ket. Personel Damkartan Kota Jambi saat memadamkan api yang membakar lahan di Talang Gulo, Kota Jambi, Rabu (31/7/2024).

Jambi - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi menurunkan 52 orang personel untuk memadamkan api yang membakar lahan di Kelurahan Talang Gulo, Kota Jambi.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi Mustari Affandi di Jambi, Rabu, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat adanya kebakaran lahan di Jalan Lingkar Selatan, Kota Jambi, yang diduga adanya kesengajaan membakar lahan oleh oknum tidak dikenal.

"Diduga pembakaran lahan oleh oknum yang tidak dikenal," kata Mustari.

Adapun luas lahan yang terbakar sekitar 1.000 meter persegi. Dalam pemadaman kali ini, personel melakukan pemutusan jalur api yang mengarah ke gudang dan rumah warga sekitar.

Api berhasil dipadamkan dengan aman dan lancar selama 1 jam 15 menit. Setidaknya 32 ribu liter air digunakan untuk memadamkan api yang membakar lahan tersebut.

Sementara itu, di waktu yang hampir bersamaan sekira pukul 14.30 WIB pihaknya juga mendapatkan laporan kebakaran lahan di jalan Depati Purbo Kelurahan Teluk Kenali, Telanaipura.

Untuk memadamkan api yang membakar lahan seluas 3.000 meter persegi itu, Damkar menurunkan 30 personel.

Mustari mengatakan, pihaknya belum mengetahui pemilik lahan yang terbakar itu.

Kemudian api berhasil dipadamkan selama 3 jam 10 menit, setelah personel mampu mengatasi hambatan di lapangan.

"Area lahan yang terbakar terlalu luas, menyulitkan petugas melakukan pemadaman dan angin berhembus kencang membuat api cepat menyebar," katanya.

Untuk memadamkan api personel melakukan pemutusan jalur api agar tidak meluas. Damkar menghabiskan 45 ribu liter air untuk memadamkan api di lahan tersebut.

Dari hasil identifikasi, pihaknya menduga api berasal dari pemancing yang membuang puntung rokok sembarangan. Dari kejadian ini tidak ditemukan korban jiwa.

Mustari mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dengan sengaja karena dapat dipidana.

Ia juga meminta kepada masyarakat yang membakar sampah agar memastikan api sampah telah padam agar bara api tidak menyebar ke area yang mudah terbakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.