Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pokmaswas Desa Sulengwaseng Solor Lepasliarkan 275 Ekor Tukik

📅 Rabu, 31 Jul 2024, 16:55 WIB | Oleh:
Pokmaswas Desa Sulengwaseng Solor Lepasliarkan 275 Ekor Tukik Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Kelompok Masyarakat Pengawas Jalur Gaza, Desa Sulengwaseng, Kabupaten Flores Timur, NTT kembali melepasliarkan 275 ekor anak tukik di pantai Kecamatan Solor Selatan, Rabu (31/7).

KUPANG - Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Jalur Gaza, Desa Sulengwaseng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali melepasliarkan 275 anak tukik di pantai Kecamatan Solor Selatan.

"Kami melepas tukik sebagai bentuk komitmen untuk menjaga lingkungan," kata Ketua Pokmaswas Jalur Gaza Desa SulengwasengMus Melur ketika dihubungi dari Kupang, Rabu.

Ia mengatakan tukik atau anak penyu yang telah dilepasliarkan itu berasal dari telur-telur yang diselamatkan sejak beberapa bulan lalu. Telur-telur penyu itu telah dibenamkan pada lokasi pembenaman yang telah disediakan sesuai letaknya dalam sarang pertama yang ditemukan.

Selanjutnya telur diawasi selama lebih kurang lima hingga tujuh minggu. Pengawasan pun dilakukan intensif untuk mencegah masuknya burung gagak yang hendak memakan telur-telur tersebut.

"Total selama bulan Juli sudah 325 tukik kami lepasliarkan," ucapnya.

Ia mengatakanmelepasliarkan tukik merupakan salah satu upaya melindungi penyu yang telah dilakukan oleh Poksmaswas Sulengwaseng sejak tahun 2018. Sejak tahun 2018 hingga 2023Pokmaswas Jalur Gaza Desa Sulengwaseng telah melepasliarkan 10.375 penyu.

Menurutnya, perlu peran serta semua masyarakat desa untuk menjaga habitat asli penyu dengan tidak mengkonsumsi telur yang ditemukan di pantai.

Mus menekankan bahwa penyu adalah hewan yang dilindungi oleh undang-undang sehingga bisa berdampak hukum pada siapa saja yang melanggar.

"Kami temukan telur, kami benamkan, kami jaga hingga menetas, lalu kami lepas kembali ke alam," ucapnya.

Adapun Poksmaswas dari Desa Sulengwaseng ini pernah mendapatkan bantuan peralatan konservasi penyu senilai Rp99 juta dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Denpasar.

Bantuan yang diberikan yakni satu kapalfiberglass, teropong,handy talky, dan seragam bagi kelompok.

Dalam catatan Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT wilayah Lembata, Flores Timur, dan Sikka, pokmaswasitu menjadi kelompok yang sangat berpengalaman dalam memberikan edukasi tentang penyu.

Bahkan tempat itu menjadi lokasi magang atau pelatihan bagi nelayan dari Lembata dan Maumere. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.