Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Integritas, KPK Kumpulkan Diskominfos se-Bali untuk Beri Pelatihan Antikorupsi

📅 Senin, 29 Jul 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Integritas, KPK Kumpulkan Diskominfos se-Bali untuk Beri Pelatihan Antikorupsi Doc: ANTARA/ho-Pemprov Bali
Ket. KPK saat pelatihan terkait SPI dan sosialisasi antikorupsi ke Diskominfos se-Bali, Denpasar, Minggu (28/7/2024).

Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengumpulkan personel Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfos) provinsi dan kabupaten/kota se-Bali untuk diberi pelatihan antikorupsi.

Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi KPK RI Henny Kusumaningrum dalam keterangan tertulis yang diterima di Denpasar, Minggu, mengatakan pelatihan ini utamanya membahas soal survei penilaian integritas (SPI).

"Penekanannya pada SPI yang merupakan survei yang dibangun oleh KPK sebagai alat ukur risiko korupsi di instansi publik, termasuk kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah," kata dia.

Henny mengatakan Pemprov Bali sendiri meraih nilai SPI tertinggi secara nasional sehingga pemilihan Bali karena dinilai sebagai tempat yang tepat untuk wadah sosialisasi potensi korupsi, titik rawan korupsi, hingga titik rawan gratifikasi.

KPK menilai sosialisasi yang lebih masif penting untuk semakin mempublikasikan upaya lembaga pemerintahan dalam pencegahan korupsi, sehingga turut mendatangkan konten kreator Felix Timotius Adiasius dan Miranti Eva Augustin untuk menawarkan inovasi.

"Ini perlu bantuan kita semua untuk meningkatkan persepsi sekaligus menerima umpan balik dari masyarakat," ujarnya.

Kepala Diskominfos Provinsi Bali Gede Pramana menyambut baik kegiatan dari KPK, sebab ia dan jajarannya sepakat upaya edukasi dan kampanye publik harus terus digalakkan agar masyarakat semakin sadar dan tidak melakukan tindakan koruptif.

Pemprov Bali sendiri juga berupaya meminimalisir potensi korupsi dan gratifikasi melalui transformasi digital, yaitu Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) hingga pembuatan kantor virtual untuk persuratan dinas.

"Hal ini merupakan upaya Bali untuk memberikan layanan yang transparan, terbuka, dan akuntabel untuk meminimalisir potensi korupsi, termasuk di kabupaten dan kota di Bali," kata Gede Pramana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.