Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas Mulai Ungkap Barang Impor Ilegal Senilai Rp40 Miliar

📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Satgas Mulai Ungkap Barang Impor Ilegal Senilai Rp40 Miliar Doc: Sumber: BPS - kj/ones

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) yang mengatasi barang impor ilegal menemukan produk-produk selundupan dari luar negeri senilai 40 miliar rupiah. Temuan itu merupakan yang pertama sejak Satgas diluncurkan pekan lalu.

Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, di Jakarta, Jumat (26/7), mengatakan

barang-barang temuan Satgas Impor Ilegal disimpan di gudang sewaan kawasan Jakarta Utara. Berdasarkan hasil penyidikan sementara, importir yang mendatangkan barang-barang ini merupakan warga negara asing (WNA).

"Bayangkan, kita sudah sejauh itu dimasuki oleh warga-warga negara asing yang berjualan di tempat kita. Sudah jauh seperti itu ya," kata Zulkifli.

Adapun hasil temuan tersebut terdiri dari ponsel pintar dan komputer tablet senilai 2,7 miliar rupiah, pakaian jadi 20 miliar rupiah, barang elektronik 12,3 miliar rupiah, dan mainan anak lima miliar rupiah.

Zulkifli juga meminta kepada Satgas agar dilakukan tindakan tegas. Selain menjatuhkan hukuman berat kepada importir, dia juga mengharapkan agar barang-barang selundupan yang disita dimusnahkan seluruhnya.

"Saya sudah meminta kepada Satgas, harus dilakukan penelitian yang mendalam dan langkah-langkah yang tegas. Kalau dimusnahkan, musnahkan betul, jangan hanya contoh, kita musnahkan seluruh yang jadi temuan. Tentu kalau merusak ekonomi negara, Kejaksaan Agung dan Kapolri tegas sekali," kata Mendag.

Jalur Tikus

Secara terpisah, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mengamankan 3.332 balpres berisi pakaian bekas impor ilegal. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Irjen Pol. Whisnu Hermawan, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa ribuan barang bukti tersebut diamankan di tiga lokasi di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

"Ribuan balpres itu diambil dari sejumlah lokasi, yaitu 1.500 bal dari Kompleks Pergudangan Tritant Point, Cipadung Wetan, Kota Bandung, sebanyak 226 bal dari Tol Jakarta-Cikampek KM 34 Cikarang, Bekasi II, dan sebanyak 1.606 bal dari KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok," kata Whisnu.

Dia menjelaskan pengungkapan itu berawal ketika Dittipideksus Bareskrim Polri melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan barang impor yang beredar di wilayah Indonesia yang diduga masuk melalui jalur-jalur tidak resmi.

Adapun barang impor ilegal yang diselidiki, yakni mencakup komoditas tekstil dan produk tekstil, pakaian jadi dan aksesori pakaian jadi, keramik, elektronik, alas kaki, kosmetik, dan barang tekstil jadi lainnya.

Kemudian, pihaknya berhasil mengungkap modus operandi yang digunakan pelaku untuk menyelundupkan barang impor ilegal, yaitu melalui jalur-jalur yang tidak resmi sehingga tidak terdeteksi oleh petugas.

"Melalui pelabuhan tikus atau jalur yang tidak resmi ataupun bisa dengan cara hand carry di bandara-bandara," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”
    Preview komentar:
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
  • Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan
    Preview komentar:
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
  • Night at Museum Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah dan Budaya dalam Suasana Eksklusif
    Preview komentar:
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Menkes Dorong Dokter Indone...

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.