Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rajin Kritik Dinasti, Pandji Pragiwaksono Dikritik Balik Komika Daerah Gara-gara Istri

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 11:07 WIB | Oleh:
Rajin Kritik Dinasti, Pandji Pragiwaksono Dikritik Balik Komika Daerah Gara-gara Istri Doc: Istimewa
Ket. Komika muda wanita Mega Salsabillah di acara Total Politik yang ditayangkan di Instagram, Selasa (23/7)

JAKARTA - Komika sekaligus founder Standup Indo Pandji Pragiwaksono tengah menghadapi kritik dari komika lainnya. Komika tersebut mengungkap bahwa Pandji yang kerap mengkritik soal dinasti politik juga membuat dinasti di dunia standup comedy di Indonesia.

Hal ini diungkap oleh komika muda wanita - Mega Salsabillah di acara Total Politik yang potongan videonya diunggah di akun Total Politik di Instagram pada Selasa (25/7).

Mega yang tampil open mic pada acara tersebut awalnya mengatakan dinasti bukan hanya terjadi di politik tetapi juga di dunia standup comedy dan pelaku dari praktik itu adalah Pandji sendiri.

Mega merasakan perlakuan Pandji itu tercermin dari line up atau daftar penampil di acara Standup Fest Indonesia, dimana istri Pandji, Gamila Mustika Burhan, termasuk dari salah satunya meski kiprahnya di dunia standup comedy masih minim.

"Lu tahu pelakunya siapa? Pandji Pragiwaksono. Gua komika kabupaten, Bang. Gua tiap hari open mic keliling-keliling ikut lomba. Bahkan gua perempuan pertama yang punya standup tour di Indonesia," ungkap Mega, dikutip Rabu (24/7) seperti yang terdapat dalam penggalan video di akun Total Politik pada platform IG.

"Gua berharap setelah perjuangan itu, gua bisa ada dititik jadi line up Standup Fest. Lu tahu? Yang jadi line up istrinya Pandji. Mana ngebom lagi," lanjutnya.

Mega mengungkap bahwa istri Pandji tak pernah open mic ataupun ikut lomba standup comedy.

"Dia jadi line up Standup Fest cuma karena dia istri founder. Ya Allah dengan lantangnya Bang Pandji bilang gak setuju dinasti. Man, cut that stupid shit," ungkap Mega diikuti tepuk tangan penonton.

Mega kemudian mengatakan dirinya kecewa dengan sikap Pandji yang gencar mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dinasti politik, tetapi membiarkan praktik itu untuk istrinya.

"Dan terakhir dia (Pandji) bilang kalau dinasti terjadi lu pikirin nggak nasib orang-orang di Kabupaten Bogor, di Tangerang, mereka emang gak kehilangan apapun tapi mereka nggak dapet apa yang seharusnya mereka dapet," kata Mega.

"Lu pikirin nggak komik-komik yang ada di Kabupaten Bogor, di Tangerang. Kita emang nggak dapet apapun. Kita nggak dapet panggung yang seharusnya kita dapat," sambungnya.

Meski demikian Mega meminta maaf pada Pandji karena menyuarakan keresahan ini. Mega mengatakan bahwa ini telah menjadi keresahan bagi para komika, khususnya yang tidak mendapatkan kesempatan tampil di Standup Fest.

"Maaf Bang Pandji. Gua harus ngomong kayak gini karena gua ngerasa ini keresahan semua," tutup Mega.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.