Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penemuan Sinar-X Merevolusi Dunia Kedokteran

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Pada bulan Februari 1890, fisikawan Amerika Arthur Willis Goodspeed (1860-1943) mengambil gambar sinar-X pertama. Ia bereksperimen dengan pelepasan listrik dalam tabung Crookes (tabung vakum awal) di Universitas Pennsylvania. Plat fotografi dan koin yang tidak terpapar di dekatnya terpapar radiasi sinar-X dari tabung Crookes.

Goodspeed mengeluh kepada pemasok plat fotografi karena bentuk bayangan muncul pada salah satu gambar yang dihasilkan. Ia tidak menyadari bahwa ia telah mengambil foto sinar-X dari koin-koin tersebut, dan ia menyimpannya.

Baru ketika Röntgen mengumumkan penemuan sinar-X dalam makalahnya On a New Kind of Rays (diterbitkan pada 28 Desember 1895) Goodspeed menyadari bahwa ia telah mengamati sinar-X hampir enam tahun sebelumnya.

Eksperimen Berulang

Mahasiswa dan asisten Heinrich Hertz, Philipp Lenard kelahiran Hungaria (1862-1947), juga nyaris tidak menyadari penemuan sinar-X dan kemudian merasa kesal karena Röntgen diakui. Ia mengklaim bahwa eksperimennya dengan sinar katode mengarah langsung pada penemuan Röntgen dan bahwa ia adalah 'ibu dari sinar-X' karena ia telah menemukan tabung vakum yang digunakan Röntgen dalam banyak eksperimennya.

Hertz telah menunjukkan bahwa sinar katode dapat menembus lapisan logam tipis, dan pada tahun 1892, Lenard merancang tabung kaca yang disempurnakan dengan jendela aluminium di ujungnya disebut Jendela Lenard yang akan memungkinkan sinar katode keluar dari tabung sehingga dapat dipelajari di luar tabung itu sendiri.

Ia melapisi plat dengan senyawa kimia keton dan melihat bahwa sinar katode menggelapkan bagian pelat pada jarak 8 sentimeter dan area lainnya bersinar. Ini berarti sinar katode memiliki cukup energi untuk menghasilkan cahaya tampak, tetapi Lenard gagal memahami bahwa jenis sinar yang berbeda telah dihasilkan.

Röntgen mendengar tentang percobaan Lenard dan ingin mengulanginya. Keduanya bertukar surat, dan Röntgen memesan keton, yang lambat sampai dari pabriknya. Röntgen menggunakan barium platinosianida sebagai gantinya, yang merupakan senyawa kimia yang dikenal pada saat itu karena kemampuannya berpendar dalam cahaya ultraviolet. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.