Koleksi Boneka Barbie Tunanetra Pertama Dihadirkan, Wakili Anak-anak Disabilitas
📅 Kamis, 25 Jul 2024, 12:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara/Instagram Barbie
JAKARTA - Enam dekade setelah Barbie asli hadir di pasaran, Mattel mengeluarkan produk boneka Barbie tunanetra pertamanya dalam upaya membuat koleksinya lebih inklusif.
Pembuat mainan asal Amerika Serikat itu menyampaikan bahwaboneka yang disertai tongkat penuntun tersebut dibuat agar anak-anak dengan penurunan penglihatan dan tunanetra lebih terwakili dalam masyarakat.
"Kami menyadari bahwa Barbie lebih dari sekadar boneka; ia merupakan representasi ekspresi diri dan dapat menciptakan rasa memiliki," kata Wakil Presiden Senior Barbie dan Kepala Boneka Global Mattel Krista Berger sebagaimana dikutip oleh The Guardian pada Selasa (23/7).
Mattel bekerja sama denganAmerican Foundation for the Blind untuk memastikan segala sesuatu dari boneka tersebut, mulai dari mata hingga pakaiannya, secara akurat menggambarkan orang yang mengalami kebutaan dan penurunan penglihatan.
Boneka Barbie tunanetra memegang tongkat putih dan merah dengan ujung sepertimarshmallow, dan tatapan matanya sedikit mengarah ke atas untuk menggambarkan tatapan mata individu yang mengalami kebutaan.
Berdasarkan hasil konsultasi dengan anak-anak tunanetra, perusahaan memutuskan untuk membuat boneka dengan pakaian berbahan kain taktil, termasuk kaus satin merah muda dan rok tule ungu.
Detail seperti pengikat melingkar di bagian belakang atasan boneka dan karet pinggang pada rok dibuat untuk memudahkan pengenaan pakaian pada boneka.
Kemasannya juga lebih mudah diakses. KataBarbiedalam huruf Braille ditulis pada bagian depan kotak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!