Rupiah Masih Melemah
📅 Senin, 22 Jul 2024, 10:37 WIB | Oleh: Muchamad IsmailJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi kembali melanjutkan pelemahannya, awal pekan ini. Pelaku pasar mengkhawatirkan risiko perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS).
Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (22/7), bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah di kisaran 16.180 - 16.240 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Jumat (19/7) sore, ditutup melemah 36 poin atau 0,22 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.191 rupiah per dollar AS. Pelemahan itu dipengaruhi sentimen pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS).
"Rupiah melemah terhadap dollar AS dipengaruhi oleh faktor proses pemilihan presiden AS," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta.
Rully menuturkan popularitas calon Presiden AS Donald Trump terus naik, walaupun data inflasi dan sikap dovish bank sentral AS atau The Fed dapat membuat dollar AS melemah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari domestik, Bank Indonesia (BI) setelah mengumumkan suku bunga BI-Rate yang tetap di 6,25 persen dan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa melampaui 5 persen.
Hal itu menjadi sentimen positif yang menahan laju pelemahan rupiah lebih dalam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!