Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lutung Tersengat Listrik di Permukiman Warga di Kota Sampit Berhasil Dievakuasi

📅 Senin, 22 Jul 2024, 09:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lutung Tersengat Listrik di Permukiman Warga di Kota Sampit Berhasil Dievakuasi Doc: ANTARA/HO-BKSDA Sampit
Ket. Komandan BKSDA Resort Sampit Muriansyah menerima penyerahan seekor lutung dari Petugas Disdamkarmat Kotim, Minggu (21/7/2024).

SAMPIT -Seekor lutung yang tersengat listrik ditemukan warga di kawasan permukimandi Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, dan selanjutnya dievakuasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit.

"Kami menerima laporan dari Disdamkarmat Kotim yang mengamankan seekor satwa liar yang dilindungi. Satwa itu diterima dari warga yang menemukannya di sekitar kawasan permukiman," kata Komandan BKSDA Resort Sampit Muriansyah, di Sampit, Senin (22/7).

Ia mengatakan, setelah menerima laporan tersebut pihaknya segera mendatangi markas komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim di Jalan Bengkirai. Satwa yang dimaksud adalah seekor lutung atau yang biasa disebut warga setempat sebagai hirangan.

Tidak diketahui pasti asal satwa tersebut, namun diduga lutung itu masuk ke kawasan permukiman untuk mencari makan. Berdasarkan keterangan petugas Disdamkarmat, lokasi penemuan satwa itu tak jauh dari semak belukar.

"Kemungkinan lutung itu masuk melalui semak belukar tersebut, tetapi itu bukan habitat aslinya," ujar dia.

Ia menambahkan, total sudah lima ekor lutung yang pihaknya selamatkan selama ini. Semua lutung tersebut diterima dari warga yang merupakan hasil temuan, bukan peliharaan. Sehingga, kemungkinan lutung yang ditemukan kali ini pun benar-benar satwa liar yang belum pernah dipelihara sebelumnya.

Ketika dilakukan pemeriksaan singkat, pihaknya menemukan adanya luka bakar pada tangan kanan satwa yang memiliki nama latin Trachypithecus tersebut. Kendati demikian, secara umum kondisi fisik hewan primata tersebut cukup baik, sehingga pihaknya memutuskan untuk segera melakukan pelepasliaran.

Hewan tersebut dilepasliarkan di hutan sekitar Kecamatan Seranau, karena lokasi tersebut merupakan habitat bagi lutung sehingga diharapkan satwa itu bisa cepat beradaptasi. Selain Seranau, populasi lutung kerap ditemukan di Kecamatan Teluk Sampit, Mentaya Hilir Utara dan Mentaya Hilir Selatan.

Sementara itu, Komandan Peleton Disdamkarmat Kotim Carles menyampaikan bahwa pihaknya mendapat informasi dari warga yang menemukan lutung pertama kali. Saat tiba di lokasi pihaknya mendapati lutung tersebut dalam kondisi lemas setelah tersengat listrik.

"Lokasi penemuannya di Jalan Hasan Mansyur, Kecamatan Baamang. Diduga lutung itu tersengat listrik dari kabel bagian atas tiang yang memang bertegangan tinggi. Saat kami tiba lutung dalam kondisi lemas," ujarnya.

Pihaknya berterima kasih kepada warga yang segera melapor sehingga lutung tersebut masih bisa diselamatkan. Pihaknya segera meneruskan laporan kepada BKSDA selaku pihak yang berwenang untuk menangani satwa liar yang dilindungi undang-undang, kemudian dilakukan serah terima.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.